Ririek Ardiansyah Jabat Dirut Telkomsel

Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Singapore Telecommunications Ltd (SingTel), selaku pemegang saham PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) telah menetapkan Ririek Adriansyah sebagai direktur utama (dirut). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Ririek menggantikan Alex J Sinaga, yang telah ditetapkan sebagai Dirut Telkom dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Penetapan direksi dan dewan komisaris Telkomsel yang baru berlaku efektif mulai 1 Januari 2015.

Selain Ririek, pemegang saham juga menetapkan Sukardi Silalahi sebagai direktur network dan Priyantono Rudito sebagai direktur Human Capital Management menggantikan Abdus Somad Arief dan Herdy Rosadi Harman yang juga ditetapkan dalam RUPSLB untuk mengisi posisi direktur di Telkom.

Penunjukkan Ririek serta penetapan direksi Telkomsel baru, sejalan dengan strategi perusahaan dalam memperkuat bisnis, organisasi dan sumber daya manusia secara berkelanjutan yang dibutuhkan untuk menjadikan Telkomsel tetap bertumbuh dan tetap menjadi yang terdepan (continue to win).

Sebagai informasi, Telkomsel mengaku sudah membangun 41 Base Transceiver Station (BTS) di kawasan yang berbatasan dengan negara asing sebagai bukti dukungan kuat perusahaan itu atas upaya Pemerintah menjaga kedaultan negara,”Pembangunan BTS di pulau-pulau terluar itu salah satu yang juga mengindikasikan Telkomsel 'Paling Indonesia' dan 'Untuk Indonesia'," kata Direktur Utama Telkom, Alex J Sinaga.

Dia mengatakan itu pada acara peresmian kantor baru Telkomsel "Telkomsel Smart Office" di Graha Merah Putih Jalan Putri Hijau No.1 Medan dimana gedung tersebut terintegrasi dengan kantor layanan pelanggan yang dikenal dengan GraPARI Telkomsel.

Selain membangun BTS di pulau-pulau terluar, menurut dia, ada alasan lain mengapa Telkomsel berani mengatakan "Paling Indonesia dan "Untuk Indonesia'. Telkomsel misalnya sudah memiliki cakupan pelanggan hingga mencapai 140an juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Dirut BEI Berharap Suku Bunga Tetap - Dinilai BI Melewatkan Timing

NERACA Jakarta – Buntut terkoreksinya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menyusul sentimen global The Fed Rate, memberikan sentimen negatif…

Telkomsel Kejar Pertumbuhan Penjualan Kartu Halo - Gandeng Kerjasama Erajaya Group

NERACA Jakarta – Perluas penetrasi penjualan dan pengembangan ekosistem digital berbasis device, network, and application (DNA), Telkomsel menggandeng kerjasama dengan…

Telkomsel Bangun 12 Ribu BTS Multi-Band LTE - Layani Ramadhan dan Idul Fitri

NERACA Lombok–Guna memberikan kenyamanan berkomunikasi bagi pelanggan pada periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) tahun ini, Telkomsel telah meningkatkan seluruh…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

GMF Bukukan Laba Bersih US$ 7,4 Juta

Pada kuartal pertama 2018, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) membukukan pendapatan operasional senilai US$115,9 juta. Perolehan tersebut…

Investor di Bali Targetkan Tumbuh Merata

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Denpasar menyasar pertumbuhan merata jumlah investor saham di Bali untuk mendorong tingkat literasi dan inklusi…

Sepekan Nilai Kapitalisasi Pasar Turun 2,68%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan kemarin mengalami koreksi 2,91% menjadi 5.783,31 poin dari 5.956,83 poin…