Grahamas Kantungi Pinjaman Rp 22,5 Miliar

Perusahaan jasa perhotelan dengan kapitalisasi pasar Rp 40 miliar, PT Grahamas Citrawisata (GMCW), mengantungi fasilitas kredit dari PT Bank Nasional Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp 22,5 miliar untuk renovasi hotel. Adapun, bunga pinjaman sebesar 13,75% dengan tenor 6,5 tahun.

Sekretaris PT Grahamas Citrawisata Tbk Putu Adhi Darmadji mengatakan perusahaan akan mulai merenovasi total 101 kamar hotel The Hills di Bukit Tinggi, Sumatera Barat pada awal tahun 2015,”Hotel kami mulai beroperasi secara komersil pada 1995 lalu, memang sudah saatnya direnovasi, kebetulan kami sudah mendapat fasilitas kredit dari BRI senilai Rp 22,5 miliar dari jumlah yang diajukan sebesar Rp 25 miliar, itu sudah lebih dari cukup," katanya di Jakarta, Selasa (30/12).

Adhi mengatakan sebagian dari pinjaman tersebut dalam bentuk refinancing. Sebelumnya perusahaan meminjam dana pemegang saham karena keterbatasan perusahaan,”Kami terpaksa meminjam dana ke pemegang saham sembari menanti kredit keluar, sekitar Rp 5 miliar, jadi hanya semacam bridging," katanya.

Perusahaan juga menggandeng manajemen asing, Accor Asia Pasific dalam renovasi tersebut. Nantinya perusahaan akan membayar royalti sebesar 2,75% per tahun menyusul penggunaan brand Accor Asia Pacific,”Kami juga akan memberikan insentif sebesar 6% dari laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) setelah manajemen asing menyelesaikan 40% total proyek dan selebihnya sebesar 7 persen," tambahnya.

Dengan renovasi tersebut, diharapkan laba bersih perusahaan meningkat 20% dari target akhir tahun sebesar rugi Rp 3,1 miliar. Renovasi kamar diharapkan dapat menaikkan rate hotel dari rata-rata Rp 500.000 per kamar menjadi Rp 1 juta per kamar. Perusahaan optimistis tingkat penyewaan (okupansi) tahun depan meningkat dua kali lipat. "Target kami tahun depan tidak sampai rugi, kami masih ada sumber pendapatan lain dari Convenssion Hall Pemda Sumbar yang sudah kami kelola 100%," katanya. (bani)

BERITA TERKAIT

BNI Syariah Bukukan Laba Rp246 miliar

      NERACA   Jakarta - BNI Syariah membukukan laba bersih Rp246 miliar pada triwulan III-2017, tumbuh 14,6 persen…

Bank Sumut Targetkan Kelola Dana Nasabah Prioritas Rp400 miliar

      NERACA   Medan - Bank Sumut menargetkan jumlah nasabah prioritas hingga akhir 2017 mencapai 300 dengan total…

SiLPA Mencapai Rp600 Miliar Lebih - Piutang Tagihan PAD Depok Naik Rp442,9 M

SiLPA Mencapai Rp600 Miliar Lebih Piutang Tagihan PAD Depok Naik Rp442,9 M NERACA Depok - ‎Kondisi format APBD Kota Depok…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sidang Dugaan Monopoli Aqua - Saksi Ahli : Praktik Monopoli Mutlak Dilarang

Dari sidang lanjutan atas dugaan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang dilakukan PT Tirta Investama dan PT Balina …

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Laba Bersih Hartadinata Tumbuh 28,4%

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2017, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 95 miliar atau naik…