Saham Siwani Makmur Diperdagangkan

Setelah cukup lama dihentikan perdagangan sahamnya atau suspensi sejak awal tahun 2011,akhirnya PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Siwani Makmur Tbk (SIMA) atau mencabut sanksi penghentian sementara (suspensi) saham PT Siwani Makmur Tbk (SIMA) mulai Selas kemarin.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (30/12), Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Non Group PT Bursa Efek Indonesia, Arif M Prawirawinata mengatakan, suspensi tersebut dicabut dengan merujuk surat perseroan perihal hasil paparan publik insidentil.

Selain itu, surat perseroan terkait laporan keuangan diaudit sembilan bulan yang berakhir 30 September 2014 dan laporan kinerja serta pengumuman bursa tanggal 21 Januari 2011 tentang suspensi perdagangan efek

Dia menjelaskan, suspensi di cabut dengan mempertimbangkan bahwa keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan telah memadai. Oleh karena itu, Bursa kembali memperdagangkan saham perseroan di seluruh pasar mulai sesi I perdagangan.

Bursa juga mengimbau kepada setiap pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan. Sekadar informasi, otoritas bursa pada Januari2011 memutuskan melakukan suspensi terhadap PT Siwani Makmur Tbk di seluruh pasar mulai sesi I perdagangan.

Suspensi dilakukan sehubungan dengan adanya indikasi kondisi operasional dan keuangan perseroan yang memburuk serta belum didapatkannya informasi lebih lanjut mengenai aktivitas operasional perusahaan. (bani)

BERITA TERKAIT

Lepas Bisnis Pembayaran - Telkom Masih Miliki 33% Porsi Saham Jalin

NERACA Jakarta –Dukung pemerintah dalam pembentukan holding BUMN sektor finansial, dimana Danareksa bakal ditunjuk sebagai holdingnya, menjadi alasan  PT Telekomunikasi…

Gelar Go Public - Sinarmas MSIG Life Lepas 420 Juta Saham

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan kondisi pasar modal yang masih kondusif, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk sebagai perusahaan yang bergerak…

Soal StanChart Lepas Bank Permata - Rudy Minta OJK Hentikan Penjualan Saham

NERACA Jakarta – Rencana Standart Chartered Bank bakal melepas saham PT Bank Permata Tbk menuai reaksi dari Rudy Ramli, pemilik…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Patok Harga Rp 221 Saham - GOLD Raup Rights Issue Rp 212,715 Miliar

NERACA Jakarta - Perusahaan penyedia jasa infrastruktur telekomunikasi, PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan…

Investasikan Dana Rp 20 Miliar - Phapros Rambah Lini Bisnis Kosmetik

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis dan masuk ke bisnis kosmetik, emiten farmasi PT Phapros Tbk. (PEHA) menyiapkan investasi sebesar…

Gelar Rights Issue - Central Omega Bidik Dana Rp 2,4 Triliun

NERACA Jakarta — Perkuat modal dan pengembangan smelter, PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) bakal menggelar penerbitan hak memesan efek…