NPL Bank Sulut di Bawah Dua Persen - Manado, Sulawesi Utara

NERACA

Manado - Rasiokredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) PT Bank Sulawesi Utara hingga akhir November 2014 sebesar 1,98%."NPL Bank Pembangunan daerah Bank Sulut sangat terjaga, yakni hingga akhir November hanya 1,98%," kata Direktur Kepatuhan PT Bank Sulut, Jeffry Salilo, di Manado, Sulawesi Utara, Senin (29/12).

Dia mengatakan kredit bermasalah tersebut, masih berada jauh di bawah batas yang ditetapkan Bank Indonesia yakni lima persen."Jika telah melewati batas BI yakni lima persen, itu sudah menjadi tanda awas dan sudah menjadi pengawasan BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," katanya.

Menurut dia, apabila dibandingkan dengan posisi yang sama tahun lalu, NPL Bank Sulut justru mengalami peningkatan sebesar 1,75% dari 0,23% menjadi 1,98%."Tidak ada bank, yang tidak punya NPL, namun sejauh ini tetap kami kontrol dan tidak berada di atas batas BI," katanya.

Sementara Kepala Kantor BI Perwakilan Sulut, Luctor Tapiheru menambahkan, perbankan di Sulut diharapkan dapat menyalurkan kredit ke sektor riil, namun tetap harus penuh kehati-hatian sehingga terhindar dari kredit macet."Pada dasarnya perbankan sangat siap membiayai sektor produktif, namun tetap sangat hati-hati karena dana masyarakat yang nantinya akan disalurkan," jelasnya.Namun, sejauh ini NPL perbankan Sulut secara keseluruhan masih berada di bawah batas BI yakni hanya sebesar 3,71% pada posisi akhir Oktober 2014. [ant]

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Serapan Lelang SBSN Capai Rp7,04 Triliun

    NERACA   Jakarta - Direktorat Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

60% Pengguna Dapatkan Akses Pertama Kredit dari Kredivo

    NERACA   Jakarta - Kehadiran teknologi finansial telah memberikan ruang untuk turut mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia…

Palapa Ring Bikin Akses Fintech Tembus ke Daerah Terpencil

  NERACA   Jakarta - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai kehadiran Palapa Ring akan memudahkan peminjaman berbasis teknologi…