22 Lembaga Keuangan Lulus Seleksi - Agen Penjual SBSN 2015

NERACA

Jakarta -Sebanyak 22 lembaga keuangan lulus seleksi pengadaan agen penjual dalam rangka penerbitan dan penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel di Pasar Perdana Dalam Negeri Tahun 2015.Keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan melalui laman resminya di Jakarta, Senin (29/12), menyebutkan 22 lembaga keuangan itu terdiri bank dan perusahaan sekuritas.

Calon agen penjual Sukuk Negara atau SBSN Ritel 2015 berupa bank terdiri dari Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Central Asia, Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri, Standard Chartered Bank, Bank Tabungan Negara.Selain itu Bank OCBC NISP, Bank ANZ Indonesia, Bank Permata, Bank BRISyariah, The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, CIMB Niaga, Bank Internasional Indonesia, Bank Mega dan Bank Danamon Indonesia.

Sementara perusahaan sekuritas terdiri dari Bahana Securities, Danareksa Sekuritas, Trimegah Securities, Sucorinvest Central Gani dan Reliance Securities.Mereka dinyatakan lulus setelah melalui proses seleksi yang dilaksanakan oleh Panitia Pengadaan pada Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang mulai dari pengumuman seleksi, pendaftaran dan pengambilan dokumen seleksi, penjelasan seleksi (aanwijzing), pengembalian proposal teknis, evaluasi proposal teknis serta "beauty contest" dan negosiasi fee.

Sementara untuk calon konsultan hukum dalam rangka penerbitan dan penjualan SBSN di pasar perdana dalam negeri tahun anggaran 2015 yang lulus seleksi adalah Soemadipradja & Taher. [ardi]

BERITA TERKAIT

Rp7,1 Triliun Dana Asing Masuk Ke Pasar Keuangan

  NERACA Jakarta - Modal asing yang masuk ke pasar keuangan terutama melalui Surat Berharga Negara mencapai Rp7,1 triliun dalam…

BEI Jatuhkan Sanksi Denda Rp 200 Juta AISA - Telat Beri Laporan Keuangan

NERACA Jakarta - Selain perdagangan sahamnya masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), kini PT Tiga Pilar Sejahtera Foods…

Literasi Keuangan Dinilai Masih Rendah

      NERACA   Jakarta - Asosiasi Teknologi Finansial atau Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) mengatakan literasi keuangan masyarakat di…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pertumbuhan Kredit Juni Double Digit

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan penyaluran kredit perbankan pada Juni 2018 masih di…

Literasi Keuangan Dinilai Masih Rendah

      NERACA   Jakarta - Asosiasi Teknologi Finansial atau Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) mengatakan literasi keuangan masyarakat di…

BI Sebut Ada Capital Inflow Rp6 Triliun - Bunga Acuan Naik

      NERACA   Jakarta - Modal asing masuk melalui Surat Berharga Negara sebesar Rp6 triliun setelah imbal hasil…