Citilink Kantungi Suntikan Modal US$ 20 Juta - Danai Ekspansi Bisnis di 2015

NERACA

Jakarta - Manajemen Citilink Indonesia bakal menggunakan pinjaman baru dari induk perusahaan, Garuda Indonesia sebesar US$ 20 juta untuk ekspansi bisnis di tahun 2015 seperti pembukaan rute-rute baru di Kawasan Timur Indonesia dan sejumlah rute regional.

Dalam siaran persnya, kemarin, pelaksana tugas President atau CEO Citilink Indonesia, Albert Burhan mengatakan, pinjaman itu diperlukan guna memantapkan upaya Citilink menguasai pasar domestik dan merambah rute regional, sekaligus upaya antisipatif menghadapi 'ASEAN Open Sky 2015'.

Albert Burhan yang juga direktur keuangan Citilink Indonesia menjelaskan, selama semester pertama tahun 2015 masih terus mendatangkan lima pesawat baru Airbus A320, dengan tambahan pesawat-pesawat baru tersebut Citilink di tahun 2015 akan dapat meningkatkan frekuensi penerbangan sebesar 30% dibanding 2014.

Saat ini frekuensi penerbangan Citilink sudah mencapai 182 penerbangan sehari,”Citilink berterima kasih kepada Garuda Indonesia yang terus memberikan kepercayaan untuk melakukan investasi sebagai upaya meningkatkan pangsa pasar Citilink. Citilink telah membukukan laba sebesar US$ 3,8 juta di kuartal ketiga 2014 ini, sedangkan untuk investasi atau ekspansi masih membutuhkan tambahan sumber dana eksternal,”ungkapnya.

Sebelumnya, Garuda Indonesia mengumumkan bahwa pihaknya telah memberikan bantuan pinjaman baru kepada Citilink sebesar 20 juta dolar AS, dengan jangka waktu empat tahun. Garuda juga melakukan "reprofiling" pembayaran pokok utang Citilink tahun-tahun sebelumnya ke Garuda Indonesia sebesar 95 juta dolar AS, dengan jadwal pembayaran yang lebih menyesuaikan rencana bisnis Citilink.

Hingga akhir 2014, jumlah armada maskapai penyedia jasa penerbangan berbiaya murah (LCC) yang juga merupakan anak usaha Garuda Indonesia ini mencapai 32 pesawat jenis Airbus A320 dengan melayani 39 rute penerbangan di 23 kota besar Indonesia dengan 182 frekuensi penerbangan sehari.

Sedangkan rata-rata tingkat ketepatan waktu penerbangan (on time performance-OTP) seluruh penerbangan Citilink hingga September 2014 mencapai 82,4%, kata Benny S Butarbutar, VP Corporate Communications PT Citilink Indonesia. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Pasar Modal di Bali Diyakini Tumbuh Positif - Dampak Penyederhaan Kebijakan

NERACA Denpasar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis kinerja pasar modal dan industri keuangan nonbank di Bali dan Nusa Tenggara…

OJK Kaji Rencana Menaikkan MKBD Tahun Ini - Dukung Pertumbuhan Pasar Modal

NERACA Jakarta – Bergerak dinamisnya pertumbuhan industri pasar modal dan termasuk meningkatnya kapitalisasi di pasar modal, mendorong Otoritas Jasa Keuangan…

Produksi Nasional Disebut Tembus 60 Juta Unit - Impor Ponsel Turun Drastis

NERACA Jakarta – Industri telepon seluler (ponsel) di dalam negeri mengalami pertumbuhan jumlah produksi yang cukup pesat selama lima tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Semen Baturaja Terbitkan MTN Rp 400 Miliar

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk atau (SMBR) menerbitkan surat hutang (MTN) senilai Rp400 miliar dengan jangka waktu selama tiga tahun…

Pelanggan Diminta Registrasi Nomor Prabayar

Telkomsel mengimbau pelanggan untuk segera melakukan registrasi nomor prabayar yang divalidasi sesuai dengan data kependudukan yang berlaku. Batas akhir masa…

BEI Resmikan Galeri Investasi di Untan

Direktur Pengembangan Bisnis PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Nicky Hogan meresmikan galeri investasi BEI di Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (Untan)…