Oktober, Total Simpanan di LPS Rp4,08 Triliun

NERACA

Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan mengumumkan total simpanan per akhir Oktober 2014 mencapai Rp4.087 triliun, meningkat tipis Rp20,86 triliun atau 0,51% secara bulanan (month on month / mom). Berdasarkan jenis simpanan (giro, tabungan, deposit on call, deposito dan sertifikat deposito), yang pertumbuhan jumlah rekeningnya paling besar adalah sertifikat deposito.

“Pertumbuhannya mencapai 10,84% (mom), dari 166 rekening per September 2014, meningkat menjadi 184 rekening per Oktober 2014,” kata Sekretaris LPS, Samsu Adi Nugroho di Jakarta, pekan lalu. Begitu pun jika dilihat dari sisi jumlah nominal, lanjut Samsu, pertumbuhan nominal sertifikat deposito adalah yang tertinggi mencapai 31,28% (mom), di mana per September 2014 jumlah nominalnya sebesar Rp2,33 triliun menjadi Rp3,06 triliun per Oktober 2014.

Untuk simpanan dengan nilai sampai dengan Rp2 miliar, jumlah rekeningnya meningkat sebesar 1,2% (mom), dari sebanyak 154.793.020 rekening per September 2014 menjadi 156.645.489 rekening per Oktober 2014. Sementara itu, jumlah nominal simpanan justru turun sebesar 0,12% (mom).

Per akhir September 2014 jumlah nominal simpanan berjumlah Rp1.798 triliun, turun menjadi Rp1.795 triliun per akhir Oktober 2014. "Sedangkan untuk simpanan dengan nilai diatas Rp2 miliar, jumlah rekeningnya meningkat 1,48% (mom), dari sebanyak 195.824 rekening di bulan September 2014, menjadi 198.720 rekening di bulan Oktober 2014," ujar Samsu.

Begitu pula dengan jumlah nominal simpanan, tumbuh sebesar 1,01% (mom), dari Rp2.268 triliun per akhir September 2014 menjadi Rp2.291 triliun per akhir Oktober 2014. Berdasarkan jenis valuta, jumlah rekening simpanan dalam rupiah dan valas sama-sama mengalami peningkatan.

Jumlah rekening simpanan dalam rupiah mengalami peningkatan sebesar 1,2% (mom) di mana per akhir September 2014 berjumlah 153.907.727 rekening, menjadi 155.762.285 rekening per akhir Oktober 2014. Demikian pula, jumlah rekening simpanan dalam valas meningkat sebesar 0,07% (mom).

Per September 2014 jumlahnya mencapai 1.081.117 rekening, kemudian bertambah menjadi 1.081.924 rekening di akhir Oktober 2014. "Jika dilihat dari nominal simpanan, hanya nominal simpanan dalam rupiah yang mengalami peningkatan," kata Samsu.

Simpanan dalam rupiah tumbuh 0,64% (mom), dari sebesar Rp3.402 triliun (September 2014) menjadi Rp3.429 triliun (Oktober 2014). Simpanan dalam valas, jumlahnya turun 0,14% (mom) per September 2014 nominal simpanan berjumlah Rp659 triliun dan per Oktober 2014 jumlah nominal simpanan turun menjadi Rp658 triliun.

Bank umum peserta penjaminan per Oktober 2014 berjumlah 119 bank. Terdiri dari 107 bank umum konvensional dan 12 bank umum syariah. Untuk bank umum konvensional, terdiri dari 4 Bank Pemerintah, 26 Bank Pemerintah Daerah, 67 Bank Umum Swasta Nasional dan 10 Kantor Cabang Bank Asing. [ardi]

BERITA TERKAIT

Bukaka Targetkan Kontrak Rp 7,92 Triliun

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan infrastruktur memacu PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) untuk mengejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi.…

WIKA Gedung Raih Order Book Rp 11,22 Triliun

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2018, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) mencatatkan kinerja positif dengan meraup order…

Manulife Indonesia Raup Laba Rp 2,6 Triliun

NERACA Jakarta - Perusahaan asuransi Manulife Indonesia pada tahun 2017 mencetak laba komprehensif sebesar Rp2,6 triliun. Pencapaian itu jauh di…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Perbankan Bakal Respon Cepat Kenaikan Bunga Acuan?

      NERACA   Jakarta – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya atau BI Saven Day…

OJK Bekukan Kegiatan Usaha PT Sunprima Nusantara Pembiayaan

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekukan kegiatan usaha PT Sunprima Nusantara Pembiayaan karena belum…

Bank DKI Borong 8 Penghargaan Kepuasan Nasabah

      NERACA   Jakarta - Bank DKI mendapatkan apresiasi atas pelayanan kepada nasabah pada ajang Satisfaction Loyalty Engagement…