Waskita Karya Anggarkan Capex Rp 2 Triliun

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menganggar belanja modal (capital expenditure/capex) tahun 2015 sebesar Rp2 triliun,”Capex tahum depan di luar tol sekitar Rp2 triliun. Rinciannya untuk alat Rp160 miliar, freecast Rp300 miliar, realty Rp800 miliar, energy Rp175 miliar. Sisanya untuk investasi tol,”kata Direktur Utama Waskita Karya, M Choliq di Jakarta, Selasa (23/12).

Dia mengungkapkan, sumber pendanaan capex tersebut diperoleh hasil dari obligasi berkelanjutan yang sudah di dapat 500 miliar. Sementara sisanya, tahun depan Rp 1,5 triliun akan dilanjutkan dengan penerbitan obligasi.

Selain itu, perseroan juga mengantungi pinjaman dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank) sebesar Rp850 miliar. Kata Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif (CEO) Indonesia Eximbank, Ngalim Sawega, ke depan perseroan akan mempergunakan fasilitas pinjaman tersebut untuk membangun ruas jalan tol Pejagan-Pemalang di Jawa Tengah.

Tol tersebut merupakan akses penghubung beberapa kawasan industri ke beberapa pelabuhan sekitar ruas jalan tol,”Kita menandatangani perjanjian pembiayaan investasi kepada Waskita dengan total dana sebesar Rp850 miliar," ujarnya.

Disebutkan, jalan tol sepanjang 57,5 km menelan biaya investasi Rp5,52 triliun dengan masa konsesi 45 tahun, sistem operasi terbuka, untuk waktu penyelesaian hingga 2015. Belum lama ini, Waskita Karya telah mengambilalih saham PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) sebagai pemegang konsesi tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) melalui perusahaan terkendali perseroan, PT Waskita Tol Road. (bani)

BERITA TERKAIT

Gelar Rights Issue - Central Omega Bidik Dana Rp 2,4 Triliun

NERACA Jakarta — Perkuat modal dan pengembangan smelter, PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) bakal menggelar penerbitan hak memesan efek…

PAD DKI Jakarta Terealisasi Rp44,35 Triliun

  NERACA   Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan pendapatan daerah DKI Jakarta yang ditargetkan sebesar Rp65,81 triliun…

ADHI Catatkan Kontrak Baru Rp 4,6 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan Mei 2019, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) telah mengantongi kontrak baru senilai Rp4,6 triliun.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Indonesian Tobacco Patok IPO Rp219 Persaham

NERACA Jakarta - Perusahaan pengolahan tembakau, PT Indonesian Tobacco Tbk menawarkan harga penawaran umum perdana saham (IPO) senilai Rp219 per…

Tridomain Tawarkan Bunga Obligasi 10,75%

PT Tridomain Performance Materials Tbk. (TDPM) menawarkan obligasi II tahun 2019 senilai Rp400 miliar. Berdasarkan prospektus ringkas yang dirilis perseroan di…

Saham LUCK Masuk Dalam Pengawasan BEI

Lantaran telah terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran atau unusual market activity (UMA), kini perdagangan saham PT Sentra Mitra…