BEI Hidupkan Kembali Indeks Futures LQ45

Setelah sempat vakum cukup lama sekitar 14 tahun, rencananya PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2015 bakal mengaktifkan kembali indeks futures LQ45. Indeks ini sebelumnya pernah aktif pada 2001 silam.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) Samsul Hidayat mengatakan, terkait rencana ini, otoritas bursa tengah menunggu kesiapan anggota bursa (AB) untuk regulasi serta sistem futures LQ45,”Januari tahun depan, kami akan mulai sosialisasi dan edukasi terkait rencana reaktivasi," ujarnya di Jakarta, Selasa (23/12).

Dia mengungkapkan, dengan adanya indeks tersebut, kemungkinan kerugian portofolio investor di pasar spot akan mengecil karena adanya mekanisme lindung nilai (hedging),”Semacam mengasuransikan portofolio. Indeks tersebut adalah kontrak berjangka (futures), di mana investor membeli atau menjual indeks LQ45 (sekumpulan saham bluechip) sebagai underlying di masa mendatang," tuturnya.

Sedangkan nilai multiplier untuk setiap kenaikan atau penurunan indeks futures LQ45 nantinya akan ditetapkan sebesar Rp500 ribu per poin, dengan margin awal sebesar 4% per transaksi."Jadi seperti kita beli properti senilai Rp300 juta, investor cukup bayar Rp12 juta saja, dana kecil bisa beli banyak,”katanya. (bani)

BERITA TERKAIT

Indeks Negara Hukum Indonesia 2017 Naik

Indeks Negara Hukum Indonesia 2017 Naik NERACA Jakarta - Indonesia Legal Roundtable (ILR) melalui hasil surveinya menyatakan bahwa kinerja Pemerintah…

PTBA Berharap Masuk Daftar Indeks MSCI - Market Cap Tumbuh Besar

NERACA Jakarta – Kembali boomingnya bisnis pertambangan batu bara, diharapkan membawa dampak pada pertumbuhan bisnis dan kinerja PT Bukit Asam…

BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham - Siapkan Sanksi Tegas

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rights Issue Perkuat Struktur Modal FREN

Danai pelunasan utang dan juga belanja modal, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) berencana untuk meningkatkan modal dasar melalui mekanisme penerbitan…

RIMO Catatkan Laba Bersih Rp 83,81 Miliar

NERACA Jakarta - Di semester pertama 2018, PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp83,81 miliar  atau naik 175,14%…

FIF Terbitkan Obligasi Rp 1,3 Triliun

Perkuat modal, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) yang bergerak di bidang pembiayaan, yakni PT Federal International Finance (FIF)…