Tokopedia Sambut Hari Ibu

Sabtu, 27/12/2014

Tokopedia, salah satu Mall Online di Indonesia mendukung kegiatan “Puncak Hari Ibu” yang diadakan oleh pemerintah kota Surabaya dalam rangka memberikan apresiasi kepada 234 Pahlawan Ekonomi (PE) Surabaya dan 999 Perempuan Pekerja Marginal (PPM) Surabaya. Selain itu, kegiatan ini juga diadakan dengan tujuan untuk mengembangkan Program Kesetiakawanan Produktif Pahlawan Ekonomi (PE) Surabaya kepada 5.000 Perempuan Surabaya.

Sesuai dengan visi Tokopedia untuk ‘Membangun Indonesia yang Lebih Baik Lewat Internet’, COO Tokopedia, Leontinus Alpha Edison, merasa bahwa kegiatan yang diadakan oleh pemkot Surabaya untuk mengapresiasi UKM-UKM yang ada di daerah tersebut merupakan langkah yang sangat tepat. “Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, persaingan akan semakin ketat. Kompetisi bukan hanya akan datang dari dalam negeri, tapi luar negeri. Karena itulah, sekarang saat yang tepat untuk mulai meningkatkan kompetensi UKM-UKM Indonesia,” ujar Leontinus.

Tokopedia juga meyakini bahwa perempuan akan menjadi penggerak ekonomi yang kuat di masa mendatang. Hal ini terlihat dari data statistik yang menunjukkan bahwa perempuan mendominasi sekitar 50% dari jumlah penjual dan pembeli Tokopedia di sepanjang tahun 2014.

Leontinus menambahkan, “Wanita Indonesia punya potensi yang luar biasa. Mereka memiliki ide-ide kreatif yang kemudian dapat mereka gunakan untuk menghasilkan pendapatan dan sangat sayang jika tidak dikembangkan. Banyak penjual di Tokopedia yang tadinya sempat bingung dalam memulai usaha mereka karena banyaknya pertimbangan teknis seperti masalah logistik, pembayaran, dan pemasaran, terutama para Ibu Rumah Tangga yang masih harus mengurus anak dan suaminya. Karena alasan itulah maka Tokopedia sendiri hadir untuk memberikan solusi bagi mereka.”

Pada kegiatan “Puncak Hari Ibu” ini, Tokopedia hadir untuk membangun literasi Toko Online di Surabaya dengan membagikan berbagai informasi mengenai dunia e-commerce. Tokopedia berharap bahwa edukasi ini mampu membangun semangat UKM Surabaya untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan datang.