Wirecard Mendukung Sistem Pembayaran E-Ticket TransJakarta

NERACA

Wirecard, dengan anak perusahaannya di Indonesia PT Prima Vista Solusi, telah mendukung sistem pembayaran tiket elektronik TransJakarta Busway menggunakan solusi terminal inovatifPoint-of-Sale(POS). Para penumpang Busway dapat membayar tiket mereka menggunakan kartu atau prabayar nirsentuh (Contactless), dan nantinya berkembang menggunakan teknologi kartu prabayar berbasis ponsel NFC (Near Field Communication). Wirecard menyediakan layanan dan infrastruktur pembayaran, serta melakukan integrasi dengan bank selaku penerbit kartu prabayar.

Managing DirectorPT Prima Vista Solusi,Widhayati Darmawan menuturkan, dengan jumlah transaksi yang banyak dan cepat pada lingkungan seperti angkutan umum, dibutuhkan solusi pembayaran yang dapat bekerja dengan baik serta terintegrasi sehingga bias menyediakan layanan yang handal dan cepat bagi penumpang.

“Solusi Platform POS kami yang handal serta dipadukan dengan sistem pemantauan transaksi yang proaktif, memungkinkan kami mendesign kapasitas yang optimal dalam melayani transaksi di jam-jam sibuk," ujardia

TransJakarta Busway mengoperasikanBus Rapid Transit(BRT) yang dikenal sebagai sistem Busway. TransJakarta adalah badan layanan umum, yang diawasi oleh Dinas Perhubungan wilayah Provinsi DKI Jakarta. Mulai beroperasi tanggal 15 Januari 2004, TransJakarta kini memiliki 177 halte pada ke-12 rute atau koridornya, yang melayani lebih dari enam juta penumpang per bulan.

"Kami menawarkan kenyamanan bagi para penumpang dengan menyediakan kartu prabayar nirsentuh sebagai tiket elektronik. Dengan dukungan dari Wirecard, kami ingin melayani penduduk Ibukota Negara Indonesia yang kian berkembang," ujar Vice President Acquiring Business and RiskBank Negara Indonesia,Indomora Harahap

Saat ini TransJakarta menerima pembayaran kartu prabayar nirsentuh (contactless) dari bank-bank terkemuka di Indonesia, yakni Bank DKI, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Central Asia, Bank Negara Indonesia dan Bank Mega.

"Kami sangat senang bekerjasama dengan Wirecard guna memperluas jangkauan kami dan melayani masyarakat Jakarta dalam transaksi mereka sehari-hari, baik transaksi yang dilakukan di toko tradisional, melaluie-commerce, atau saat nasabah kami naik angkutan umum, kami hadir untuk menawarkan pembayaran yang nyaman dan aman," ujar Head of Debit and E-channel DivisionBank Mega, Diki Jatnika

Wirecard AG merupakan salah satu perusahaan terkemuka dunia penyedia solusi alih daya independen danwhite-labeluntuk transaksi pembayaran elektronik. Wirecard Group telah mendukung berbagai perusahaan dalam menerima pembayaran elektronik di semua saluran penjualan.

Sebuah platformmulti–channelglobal yang menyatukan penerimaan dan metode pembayaran internasional, yang dilengkapi dengan solusi pencegahan penipuan (fraud detection system). Wirecard juga menerbitkan alat-alat pembayaran berupa kartu atau solusi pembayaran mobile, sehingga Wirecard dapat memberikan solusi infrastuktur menyeluruh bagi perusahaan yang memerlukan, termasuk izin yang diperlukan untuk produk kartu dan rekening.

BERITA TERKAIT

BI: Bukan Alat Pembayaran Sah di RI - MASYARAKAT DIMINTA HATI-HATI BERTRANSAKSI BITCOIN

Jakarta-Bank Indonesia menegaskan Bitcoin bukan merupakan alat pembayaran yang sah untuk digunakan di Indonesia. Masyarakat diminta untuk tidak memakai Bitcoin…

Pelanggan Tokopedia Bisa Bayar di JNE - Kembangkan Kanal Pembayaran

NERACA Jakarta - Dalam rangka memudahkan pelayanan kepada pelanggan Tokopedia dalam membayar barang belanjaannya, perusahaan e-commerce ini menggandeng perusahaan logistik…

Gerbang Pembayaran Nasional untuk Siapa?

    Oleh: Bhima Yudhistira Adhinegara Peneliti INDEF     Dalam kurun waktu empat bulan terakhir, otoritas moneter mengeluarkan aturan…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Mengajari Anak Menabung, Berbelanja, dan Berbagi

Oleh: Yulius Ardi Head, Managed Investment Product Standard Chartered Bank   Akhir musim sekolah telah diambang pintu dan anak-anak akan…

Sukuk Bisa Sebagai Alternatif Pembiayaan Daerah

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Suminto mengatakan penerbitan obligasi berbasis syariah atau sukuk bisa…

Keuangan Syariah: - Akan Stagnan Atau Butuh Terobosan

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad meminta inovasi dan terobosan pelaku industri untuk mengembangkan keuangan syariah, karena tanpa…