Danamon Peduli Kembangkan Pasar Rakyat

Rabu, 24/12/2014

NERACA

Jakarta - Yayasan Danamon Peduli menggelar diskusi terbatas sebagai kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2014 yang membahas bagaimana konsep dan strategi, kebijakan, dan tahapan-tahapan yang dilakukan pemerintah dalam pengembangan pasar rakyat di era modern.

Restu Pratiwi, Direktur Eksekutif dan Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli mengatakan, sebagai salah satu institusi keuangan di Indonesia yang memiliki fokus program pasar rakyat. Oleh karena itu, kata dia, sudah sepatutnya Danamon memiliki kepedulian terhadap keberadaan dan kelangsungan pasar rakyat.

Selain melalui program pendampingan Program Pasar Sejahtera (Sehat, Hijau, Bersih Terawat), Danamon dan Adira melalui Yayasan Danamon Peduli juga turut mengampanyekan peran pasar rakyat sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.

Data Kementerian Perdagangan Tahun 2011 mencatat, 12,5% penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai pedagang di pasar rakyat atau setara dengan lebih dari 30 juta jiwa rakyat Indonesia yang masih menggantungkan nasibnya di pasar rakyat. Angka tersebut belum termasuk keluarga pedagang yang harus dihidupinya.

Di sisi lain, banyaknya jumlah pedagang yang bermata pencarian di pasar rakyat membuktikan bahwa pasar merupakan salah satu penyedia lapangan pekerjaan yang mampu mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

Fakta yang terjadi, Data Survei AC Nielsen Tahun 2013 menunjukkan jumlah pasar rakyat di Indonesia terus mengalami penurunan. Pada 2007 pasar rakyat berjumlah 13.550, 2009 berjumlah 13.450 dan 2011 berjumlah 9.950. Sementara perbandingan pertumbuhan pasar rakyat terhadap pasar modern cukup drastis, di mana pasar rakyat hanya minus 8,1% sementara pasar modern 31,4%.

Salurkan Rp2,8 triliun

Danamon Peduli menggelar diskusi Refleksi Akhir Tahun 2014 sebagai wadah komunikasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Diskusi terbatas ini diselenggarakan dengan tujuan antara lain (i) menyelaraskan arah kebijakan serta rencana kerja pemerintah, khususnya dalam perlindungan, pemberdayaan, pengembangan, dan kelangsungan pasar rakyat; (ii) menggalang kekuatan berbagai pihak, dan untuk selanjutnya, menyusun kerjasama dalam pengembangan dan kelangsungan pasar rakyat, dan; (iii) memperkuat konsep program revitalisasi pasar yang dilakukan Danamon Peduli dalam rangka pengembangan pasar rakyat untuk dapat direplikasi oleh banyak pihak.

Sepanjang tahun ini, Danamon Peduli berkomitmen untuk menyalurkan dana sebesar Rp2,8 miliar untuk pengembangan dan kelangsungan pasar rakyat di seluruh Indonesia di sebanyak 10 pasar rakyat antara lain meliputi tujuh lokasi yang menjadi percontohan, yaitu Pasar Ibuh Kota Payakumbuh, Pasar Grogolan Kota Pekalongan, Pasar Bunder Kabupaten Sragen, Pasar Baru Kota Probolinggo, Pasar Semampir Kabupaten Probolinggo, Pasar Sindangkasih Kabupaten Majalengka, dan Pasar Kemuning Kota Pontianak.

Kemudian, ada penambahan dua lokasi baru, yaitu Pasar Tejoagung, Kota Metro dan Pasar Lambocca Kabupaten Bantaeng yang saat ini sedang dalam proses renovasi unit percontohan mengacu pada standard Kementerian Kesehatan sesuai dengan Kepmenkes No. 519/ 2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pasar Sehat. [ardi]