PNM Gelar UMKM Fair 2014 - Makassar, Sulawesi Selatan

NERACA

Makassar – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) kali ini memfasilitasi nasabah binaan terbaiknya dengan menggelar acara PNM Festive UMKM Fair 2014. Mengusung tema “Kreasi Anak Bangsa Menuju Pasar Global” dan dilaksanakan di Public Plaza Mall Ratu Indah ( MARI ) Makassar.

Pada kegiatan yang berlangsung selama 2 hari, 20 – 21 Desember 2014, PNM tidak hanya memperkenalkan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) sebagai agen utama yang memfasilitasi pelaku UMKM di daerah untuk memasarkan beragam produknya kepada masyarakat di sekitar Makassar.

“Selain mengenalkan ULaMM, pameran produk UMKM ini bertujuan untuk mendekatkan produk-produk UMKM kepada masyarakat. “Pameran ini merupakan ekspo hasil pemberdayaan UMKM oleh PNM sekaligus etalase produk-produk UMKM unggulan di wilayah Makassar dan sekitarnya,” kata Pemimpin PNM Cabang Makassar, Maimun Bakri, Senin (22/12).

PNM Cabang Makassar, lanjut Maimun, secara aktif dan konsisten melaksanakan kegiatan pemberdayaan UMKM di seluruh jaringan layanan ULaMM, dengan memberikan pembekalan ilmu pemasaran, ketrampilan berusaha, serta sikap optimistis dalam membangun bisnis ke depan. Serta PNM Makassar selalu menerapkan nilai-nilai modal spiritual kepada debitur dalam berbisnis agar tetap menjunjung tinggi etika bisnis dan nilai-nilai budi pekerti yang luhur agar dapat memuaskan dalam pelayanan.

“Kami juga berharap melalui kegiatan semacam ini bisa menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap produk unggulan Indonesia dengan cara memiliki dan menggunakan produk dalam negeri,” ujar dia. Sementara itu, Direktur Utama PNM, Parman Nataatmadja mengatakan partisipasi korporasi dalam menggelar PNM Festive UMKM Fair 2014 ini juga diharapkan dapat meningkatkan akses pasar dan jaringan bisnis nasabah maupun layanan ULaMM. Pameran ini juga membuka peluang terciptanya kerjasama bisnis dan kelembagaan, tak hanya ULaMM dan nasabahnya, tetapi juga antarpelaku UMKM.

Pameran UMKM semacam ini sangat berguna untuk membangkitkan semangat wirausaha masyarakat Indonesia. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu bagian dari program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang diprakarsai oleh PNM sebagai sebuah inisiatif nasional untuk membantu pelaku UKM di Tanah Air.“Apalagi pemerintahan yang baru terbentuk melalui kabinet kerja ini memperioritaskan pembangunan nasional serta peningkatan produktivitas dan daya saing menuju pasar internasional melalui koperasi dan UMKM,” jelas Parman.

Parman menambahkan offline activity seperti ini merupakan bagian terintegrasi dari bisnis PNM sebagai BUMN yang dikhususkan untuk memberdayakan UMKM. Aktivitas pemberdayaan UMK, yang mengkombinasikan bisnis pembiayaan dan pengembangan kapasitas usaha, merupakan keunggulan dan keunikan PNM dibanding lembaga keuangan lainnya.

PNM, kata Parman, menargetkan penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp3 triliun dengan 30 Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) baru pada tahun 2015 atau naik 7,14% dari proyeksi akhir tahun ini Rp2,8 triliun. Target pembiayaan tersebut akan dibarengi dengan rasio kredit bermasalah atau NPL (non performing loan) sebesar 3,5%. PNM Cabang Makassar saat ini membawahi 45 kantor ULaMM, yang dibantu kendali melalui 8 kantor klaster, yakni klaster Ambon, Klaster Bone, Klaster Makassar, dan Klaster Mamuju, klaster Palopo, klaster Pare-pare, klaster Ampana, dan klaster Palu. Tercatat per November 2014, outstanding pembiayaan PNM Cabang Makassar sebesar Rp 280 miliar, tumbuh dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama 2013 sebesar Rp234,1 miliar dengan total nasabah sebanyak 1.918 nasabah. [mohar]

BERITA TERKAIT

Akselerasi Ekonomi Digital - GOJEK Latih 150 UMKM binaan Muslimat NU

Guna mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Yogyakarta, GOJEK sebagai perusahaan penyedia layanan mobile on-demand dan pembayaran…

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Pinjaman Online Buka Akses Akses Permodalan UMKM

Pesatnya pertumbuhan industri financial technology (fintech) di Indonesia dinilai mampu membuka akses permodalan sekaligus mendorong berkembangnya sektor usaha kecil, menengah,…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BTN Syariah Kenalkan KPR Hits

    NERACA   Surabaya - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melalui anak usahanya, BTN Syariah menggelar roadshow…

The Fed akan Akhiri Siklus Kenaikan Bunga

    NERACA   Jakarta - Federal Reserve AS (The Fed) atau bank sentral AS diperkirakan akan mengakhiri siklus kenaikan…

Akulaku Suntik Dana Rp500 Miliar ke Bank Yudha Bhakti

  NERACA   Jakarta – Perusahaan teknologi finansial (tekfin) berskala internasional, Akulaku, menyuntikkan dana ratusan miliar rupiah ke Bank Yudha…