BINUS Business School, Kembali Jadi Partner Research ITTA

NERACA

Ajang penghargaan bergengsi tahunan di sektor perjalanan dan pariwisata (travel and tourism), Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA) kembali diadakan tahun ini. ITTA 2014 menggandeng Binus Business School sebagai partner dalam research and knowledge untuk keempat kalinya sejak penyelenggaraan ITTA tahun 2011.

Kolaborasi dengan Binus Business School sebagai ITTA Research & Knowledge Partner untuk memberikan assessment yang valid dan kredibel ke Board of Advisor dalam menentukan para pemenang. Hal ini merupakan sebuah penghargaan dan kehormatan untuk Binus Business School.

“Mudah-mudahan kolaborasi ini tetap berjalan karena Binus Business School selama ini telah menjadi partner kita yang mengidentifikasi dan melihat potensi-potensi yang ada. Kita mau melanjutkan kerjasama ini jangka panjang,” ujar Panca Rudolf Sarungu, President ITTA Foundation.

Indonesia Travel and Tourism Awards adalah penghargaan kepada pelaku sektor perjalanan dan pariwisata di seluruh Indonesia. Tujuan dari acara ini adalah untuk menciptakan kesadaran akan layanan berkualitas sangat diperlukan dalam menyediakan perjalanan dan industri pariwisata—sektor berpendapatan terbesar kedua setelah sektor energi—sehingga mereka selalu berusaha dalam menjamin kualitas dan membuktikan merek yang kuat yang melayani pasar Indonesia.

Proses penjurian yang ketat dilakukan selama 15 hari pada Oktober 2014. Pemenang diumumkan pada puncak acara ITTA 2014 yaitu malam penganugerahan sekaligus gala dinner bersama lebih dari 200 perusahaan perhotelan yang diselenggarakan di The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Senin, 15 Desember 2014 lalu.

Melihat industri pariwista ke depannya, Panca Rudolf Sarungu mengatakan industri ini sangat menarik dan sangat full of excitement. Sejalan dengan Panca, Executive Dean Binus Business School, Firdaus Alamsjah pun melihat industri pariwisata Indonesia sedang bertumbuh pesat. Akan banyak opportunity terbuka di depan mata dan acara ITTA 2014 sangat baik untuk para pelaku industri pariwisata untuk menjalin networking.

“Kolaborasi ini membuat kami belajar mengenai industri pariwisata yang berbeda dengan industri lain. Pengalaman kita ini bisa kita sampaikan kembali saat mengajar. Inilah realitas atau fakta yang dapat dijembatani oleh pendidikan. Pengalaman ini betul-betul merupakan enrich academic to industry dan industry to academic,” ujar Pantri Heriyati, salah satu assessor ITTA 2014 dari BINUS Business School.

Rini Setiowati, yang juga merupakan assessor ITTA 2014 dari BINUS Business School menambahkan, diharapkan ke depannya ada kerjasama lebih jauh dengan ITTA Foundation dan industri di bidang hospitality ini, seperti training, case study, research dan lainnya.

“Semoga kolaborasinya semakin erat,” ujar dia

BERITA TERKAIT

BEI Kembali Perdagangkan Saham Skybee

NERACA Jakarta – Setelah sempat disuspensi atau dihentikan sementara perdagangan saham, pada perdagangan saham Kamis (17/5) PT Bursa Efek Indonesia…

Kementan Kembali Sampaikan Komitmen Kembangkan Lada

NERACA Jakarta – Kementerian Pertanian menobatkan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan sebagai presiden lada putih, karena dinilai sebagai…

KOTA SUKABUMI - Tahun Ini, BPJS Kesehatan Kembali Raih WTM

KOTA SUKABUMI Tahun Ini, BPJS Kesehatan Kembali Raih WTM NERACA Sukabumi - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kembali raih…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Anak Jalanan akan Dilibatkan Dalam Asian Games

    Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) melibatkan anak jalanan dalam penyelenggaraan pesta multi-cabang olahraga tertinggi di Asia itu…

Moratorium Izin Perguruan Tinggi Baru Diperlukan - Orang Kaya Bikin Universitas

    Pertumbuhan orang kaya di Indonesia cukup besar. Dengan melimpahnya dana, tak ayal membuat mereka mencari penyaluran dana dengan…

Ratusan Pelajar Asing jadi Duta Budaya Indonesia

    Sebanyak 570 peserta Darmasiswa Republik Indonesia yang berasal dari 89 negara siap kembali ke negara masing-masing untuk menjadi…