Indosat Klaim Modernisasi 32 Ribu BTS - Rebut Potensi Pasar 4G LTE

NEARCA

Jakarta – Masuki tren pasar 4G LTE, PT Indosat Tbk (ISAT) terus berbenah dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan terlebih perseroan menjadi bagian dari penyedia jaringan 4G-LTE. Maka sebagai bentuk komitmennya, perseroan telah melakukan modernisasi 32.000 BTS untuk mengantisipasi peningkatan permintaan layanan tersebut.

President Director & CEO Indosat, Alexander Rusli mengatakan, pihaknya telah menyediakan 4G-LTE dari ujung RRI hingga Dukuh Atas. Dilakukan dalam konsep kombinasi, baik secara indoor dan outdoor,”Untuk BTS 4G yang sudah on, saya lupa tapi dari 32.000 BTS kami sudah ready semuanya untuk LTE,”ujarnya di Jakarta, Senin (22/12).

Alex menegaskan, telah dipastikan coverage jaringan di area kawasan Jakarta, di seputaran Monas, Thamrin, dan Sudirman sudah cukup. Menyikapi potensi pasar 4G LTE yang akan terus meningkat, kondisi ini bakal menjadi berkah tidak hanya bagi operator ataupun perusahaan penunjang ekosistem 4G LTE, namun juga perusahaan pelayanan jasa menara atau BTS.

Direktur Utama PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), Herman Setya Budi mengatakan, dirinya berharap era long term evolution (LTE) jaringan 4G dapat mendongkrak tingkat penyewaan (tennancy) perusahaan ke depan,”Perusahaan mengharapkan pertumbuhan tennancy di atas level 2 dari level saat ini 1,67 dengan adanya komersialisasi layanan data LTE 4G,”ujarnya.

Dirinya menuturkan, adanya komersialisasi LTE bisa menguntungkan tower company dan ini memiliki prospek akan cerah. Pasalnya secara tennancy pasti akan naik karena ini butuh perangkat baru untuk di existing tower.

Perusahaan saat ini memiliki tingkat penyewaan 1,67 dari 18.800 tenant dan 11.686 site komunikasi atau rata-rata satu sampai dua penyewaan untuk setiap towernya,”Di Amerika ini sudah di level 2,5, kami ingin arahnya ke situ, artinya masih banyak ruang tersisa agar penyewaan bisa maksimal," katanya.

Seperti diketahui, mulai bulan ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mulai merekomendasikan layanan LTE 4G terbuka di jalur 900 MHz karena sudah dinetralkan frekuensinya. Beberapa operator seperti PT Telkomsel Indonesia, PT XL Axiata dan PT Indosat telah mulai memperkenalkan layanan LTE 4G secara terbatas di beberapa pusat perkotaan. (bani)

BERITA TERKAIT

Punya Potensi Besar, Pemanfaatan Energi Surya Belum Maksimal

    NERACA   Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia Andhika Prastawa mengatakan pemanfaatan energi surya sebagai sumber…

Pasar Kedirgantaraan Global Capai US$8,7 Triliun

NERACA Jakarta – Produsen pesawat terbang dari Amerika Serikat, Boeing memproyeksikan pasar kedirgantaraan dan pertahanan global dapat mencapai sebesar 8,7…

Butuhkan Lebih Banyak Makers Lokal Hadapi Permintaan Pasar - Penyedia Solusi Internet of Things (IoT) di Indonesia

Butuhkan Lebih Banyak Makers Lokal Hadapi Permintaan Pasar Penyedia Solusi Internet of Things (IoT) di Indonesia Asosiasi Internet of Things…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Danai Akuisisi Lahan - DMS Propertindo Bidik Dana IPO Rp 186,6 Miliar

NERACA Jakarta – Kondisi pasar properti yang diprediksi masih lesu tahun ini, tidak menyurutkan niatan PT DMS Propertindo Tbk (DMS)…

Pefindo Sematkan Peringkat AA Jasa Marga

Melesatnya pertumbuhan EBITDA (Earning Before Interest, Taxes, Depreciation and Amortization) PT Jasa Marga(Persero) Tbk (JSMR) atau pendapatan sebelum bunga, pajak,…

Berlina Alokasikan Capex Rp 120 Miliar

Bangun proyek tiga besar untuk menambah kapasitas produksi, PT Berlina Tbk (BRNA) mengalokasikan belanja modal sekitar Rp 120 miliar. Tahun…