Nusantara Infrastrukture Gandeng Jepang - Sertakan Modal Kelola Tol BSD

NERACA

Jakarta – Berbekal pengalaman saja tidak cukup untuk meningkatkan pelayanan dalam bisnis jalan tol, namun perlu adanya transfer knowledge atau ilmu. Langkah inilah yang dilakukan PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) berkolaborasi mengelola ruas tol Bintaro Serpong Damai (BSD) dengan operator Jepang Japan Expressway International Co.,Ltd (JEXWAY) dan West Nippon Expressway Co.,Ltd (W-NEXCO).

Dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (22/12), disebutkan kerjasama dengan perusahaan Jepang dikarenakan memiliki spesialisasi bisnis jalan tol internasional, yaitu di bidang penyediaan teknologi, operasional dan pemeliharaan jalan tol Asset Management. JEXWAY merupakan anak usaha dari W-NEXCO yang merupakan BUMN tol asal Jepang yang mengoperasikan 3.290 kilometer (km) jalan tol

Kata General Manager Corporate Affairs Nusantara Infrastructure, Deden Rochmawati, kerjasama ini berupa penyertaan modal. Dimana perusahaan tol Jepang ini akan memiliki total 4,18% saham dari seluruh saham yang telah diterbitkan dan disetor penuh dalam BSD.

Selanjutnya, perseroan akan mempertahankan kepemilikannya atas total 88,94% saham Nusantara Infrastructure melalui MUN di tol BSD,”Tol BSD merupakan penghubung antara daerah Serpong dengan Pondok Aren dengan panjang 7,25 kilometer (km). Tren volume lalu lintas harian menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun," ungkapnya.

Menurut Deden, diharapkan dengan kerjasama ini dapat meningkatkan pengembangan bisnis pengelolaan jalan tol. Sebagai tahap awal kerjasama perusahaan spesialisasi bisnis jalan tol internasional ini juga ikut mendukung NI dalam rencana pengembangan pembangunan Jalan Toll di Makassar.

Deden menambahkan, kerja sama dengan investor Jepang tersebut sebagai bagian dari komitmen perseroan untuk memberikan kontribusi maksimal bagi shareholder dan seluruh stakeholder,”Perusahaan akan terus berusaha menjalin aliansi dengan partner-partner global. Kerja sama dengan JEXWAY dan W-NEXCO, tentunya akan memberi ruang lebih besar kepada Nusantara Infrastructure untuk berpartisipasi dalam berbagai proyek infrastruktur di Indonesia yang dinilai potensial di masa yang akan datang,”tuturnya.

Perseroan pun merasa tersanjung bahwa investor global memiliki kepercayaan yang tinggi. Menurut dia, hingga saat ini perseroan telah menjalin kerja sama dengan perusahaan kelas dunia. Selain membuktikan bahwa Good Corporate Governance perusahaan berjalan baik, hal ini menjadi strategi perusahaan untuk mengantisipasi proyek-proyek infrastruktur yang tengah dicanangkan pemerintah Jokowi dengan menggandeng mitra kerja yang kompeten dan ahli di bidang pengembangan jalan tol,”Kerja sama dengan JEXWAY dan W-NEXCO ini menambah kepercayaan investor dunia terhadap Nusantara Infrastructure. Sebelumnya, Nusantara Infrastructure telah memiliki ikatan kerjasama dengan CapAsia dan Providence Equity Partners,”kata Deden.

Saat ini, Nusantara Infrastructure memiliki empat ruas jalan tol yang dikelola oleh anak usaha, PT Margautama Nusantara (MUN), yakni Bintaro Serpong Damai (BSD) dan Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) yang berada di Jakarta. Sedangkan dua ruas tol lain yang terletak di Makasar adalah Jalan Tol Seksi Empat (JTSE), dan Bosowa Marga Nusantara (BMN).

Sementara kepemilikan saham NI di PT Margautama Nusantara (MUN) adalah sebesar 74,97 persen. Tol JTSE dan BMN merupakan jalan tol yang membentuk jalur utama antar kota dan menyediakan akses ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, dan merupakan satu-satunya ruas tol yang berhasil dibangun sebagai amanat Infrastructure Summit 2005. (bani)

BERITA TERKAIT

Tol JORR Berlakukan Contraflow Sampai 3 Oktober

      NERACA   Bekasi - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan uji coba rekayasa lalu lintas 'contraflow' atau…

BTN Gandeng Kerjasama Sinergis PT RNI - Pacu Pertumbuhan Kredit Komersil

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. mencatatkan penyaluran kredit komersial hingga Agustus 2018 mencapai sekitar Rp38,14 triliun. Jumlah tersebut tercatat…

Saham PANI Oversubscribed 14 Kali - Debut Perdana di Pasar Modal

NERACA Jakarta – Di tengah rapuhnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dan juga terkoreksinya indeks harga saham gabungan (IHSG)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Model Bisnis Sangat Potensial - Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Obligasi Masih Ramai di Sisa Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Meskipun dihantui sentimen kenaikan suku bunga, potensi pasar obligasi dalam negeri hingga akhir tahun masih positif. “Dengan…