Wismilak Tetapkan 4 Finalis Dalam DCS

Diplomat Success Challenge (DSC) 2014, ajang pecarian wirausaha dari Wismilak yang telah berlangsung sejak 23 Juni 2014 telah mencapai puncaknya. Tercatat dari ribuan peserta yang telah mendaftar, terpilih 9 finalis (challengers) yang telah mengikuti proses karantina dan penjurian dalam format Market Challenge di 3 kota besar Indonesia yakni Surabaya, Bandung dan Yogyakarta.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, Brand Manager Wismilak Diplomat, Edric Chandra mengatakan, puncak Diplomat Succses Challenge telah terpilih empat besar finalis yang memperebutkan total hadiah Rp 1 miliar sebagai modal usaha,”Keempat finalis itu adalah Aceng Hamudin dari Garut, Jawa Barat, yang memiliki ide bisnis 3A++ Clinic, Lika Dian Fitranto dari Surabaya, Jawa Timur, yang memiliki ide bisnis Vitran Beverages, Lukman Hardy dari Magelang, Jawa Timur, yang memiliki ide bisnis Matcha Games dan Ryan Ade Pratama dari Jakarta, yang memiliki ide bisnis alat music Cajon,”ujarnya.

Dia menuturkan, ide bisnis yang masuk di tahun ke-5 kompetisi ini makin beragam. Peserta di bidang industri kreatif tahun ini meningkat. Ini bagus sebagai bentuk dukungan peningkatan kewirausahaan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN di 2015. Keempat finalis DSC 2014 terpilih memiliki ide bisnis yang unik dan bahkan sudah ada yang pioneer di bidangnya. Contohnya, Ryan Ade Pratama yang memiliki ide bisnis alat music Cajon yang dalam aplikasinya sudah mulai memproduksi alat musik ini untuk kebutuhan lokal.

Sementara ide bisnis 3A++ Clinic milik Aceng Hamudin menyediakan kosmetik revitalized anti aging yang terjangkau untuk masyarakat. Lalu ide bisnis baru Mathca Games atau kartu matematika milik Lukman Hardy yang sangat inovatif dan memiliki nilai edutaiment. Lain lagi dengan Vitran Beverages milik Lika Dian Fitranto yang mengusung konsep minuman sehat dengan packaging yang menarik. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemerintah Tetapkan Hasil Penjualan SBR004 Rp7,3 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menetapkan hasil penjualan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR004 sebesar Rp7,3 triliun dengan…

Yusril: Misrepresentasi dalam Kasus SAT Tidak Ada dan Tidak Pernah Terjadi

Yusril: Misrepresentasi dalam Kasus SAT Tidak Ada dan Tidak Pernah Terjadi NERACA Jakarta - Pengacara senior Yusril Ihza Mahendra mengemukakan…

Saham ABBA Masuk Dalam Pengawasan BEI

Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran, perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) masuk dalam pengawasan PT Bursa…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Model Bisnis Sangat Potensial - Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Obligasi Masih Ramai di Sisa Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Meskipun dihantui sentimen kenaikan suku bunga, potensi pasar obligasi dalam negeri hingga akhir tahun masih positif. “Dengan…