Blizrmegaplex Buka Bioskop di Manado

Guna meningkatkan penjualan, PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) sebagai pemilik bioskop Blizrmegaplex bakal menambah satu lokasi baru di Manado di tahun 2016,”Kami sudah survei tempatnya dan kami nilai potensi buka disitu bagus. Kami akan terus tambah bioskop setiap tahunnya,”kata Direktur Utama BLTZ, Bernard Kent Sondakh di Jakarta, kemarin.

Namun sayangnya, dirinya belum menyebutkan dimana lokasi bioskop itu akan dibuka. Dia hanya menjelaskan, untuk membuka bioskop baru, pihaknya tidak sembarang dan sangat memperhitungkan potensi dari tempat yang akan dibuka bioskop. Diantaranya, kota tersebut harus sudah ada lapangan terbangnya, ramai, dan mal,”Kenapa ada airport-nya? Karena itu memudahkan kita dalam mengirimkan film-film yang akan ditayangkan di bioskop kita,”ujarnya.

Sementara Direktur BLTZ Johan Yudha Sentosa mengungkapkan, dalam membuka satu bioskop dana yang diperlukan sekitar US$ 3 juta. Sementara untuk tahun depan perseroan berencana membuka 8 bioskop baru yang akan tersebar di beberapa kota yang ada di Tanah Air,”Kami akan memperluas bisnis dengan akan membuka 8 bioskop baru di tahun 2015. Selain Jakarta, kami akan buka bioskop baru tersebut di Bandung, Surabaya, Jogjakarta, Bogor, Cirebon, Balikpapan dan Karawang,”tuturnya.

Pada kuartal ketiga tahun ini, Blitzmegaplex membukukan rugi mencapai 794%. Total rugi periode berjalan yang didistribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp33,35 miliar, dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,73 miliar.

Dijelaskan, membengkaknya kerugian perseroan disebabkan menurunnya pendapatan bersih perusahaan menjadi Rp227,18 miliar dari Rp228,64 miliar. Sementara, beban pokok pendapatan mengalami kenaikan sebesar Rp103,36 miliar atau naik sebesar 20% dari periode yang sama tahun sebelumnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Tahun Depan, SMF Rilis Obligasi Rp 9 Triliun

Perkuat likuiditas guna menopang kebutuhan pendanaan perumahan bagi masyarakat berpenghasulan rendah (MBR), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan…

Volume Penjualan Indocement Turun 1,9%

Di kuartal tiga 2019, volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menurun dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun…

Saham SLIS Masuk Pengawasan BEI

Melesatnya perdagangan saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) di luar kewajaran sejak pencatatan saham perdana, membawa perdagangan saham produsen…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Layanan Darurat 112 Jadi Solusi Smart City

PT Jasnita Telekomindo Tbk melalui anak perusahaannya, PT Esa Kreasi Negri telah membuat penambahan fitur baru yang bernama mobile application…

Penjualan Mobil Astra International Turun 6,7%

NERACA Jakarta – Bisnis otomotif yang masih lesu masih dirasakan PT Astra International Tbk (ASII). Dimana emiten produsen otomotif ini…

Bidik Pasar Millenials - Topping Offf Emerald Bintaro Tepat Waktu

NERACA Jakarta- Menyusul serah terima kunci apartemen A yang tepat waktu di tahun lalu, PT Jaya Real Property Tbk sebagai…