PNM dan BPN Kembangkan UMKM - Jember, Jawa Timur

NERACA

Jember – Untuk menjawab tingginya kebutuhan pelatihan sektor UMKM dan untuk semakin mempersiapkan pelaku usaha UMKM bersaing dengan pelaku usaha lainnya, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM sebagai lembaga keuangan nonbank milik pemerintah kembali melaksanakan pelatihan regular melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) bagi nasabah binaan cabang Jember.

Kegiatan PKU Cabang Jember yang akan dilaksanakan di Kantor Pertanahan Kab. Bondowoso merupakan acara PKU Reguler Cabang Jember di penghujung tahun 2014 yang mengambil tema “Pasca Legalisasi Asset di Kab. Bondowoso Dalam Rangka Upaya Peningkatan Taraf Ekonomi Masyarakat UMKM Bekerjasama BPN dan PT PNM (Persero)”

Executive Vice President I PT PNM (Persero), Arief Mulyadi mengatakan Badan Pertanahan Negara (BPN) tertarik dengan salah satu aktifitas yang dianggap unik dan tidak ada di lembaga keuangan lainnya, yaitu pembinaan dan jasa management melalui Program PKU (Pengembangan Kapasitas Usaha). Program inilah yang dianggap unik oleh BPN, sehingga tercetus kerjasama antara BPN dan PNM.

“Sebagai sesama lembaga pemerintahaan, PNM dan BPN menjunjung tinggi prioritas pembangunan nasional yang sedang dicanangkan oleh Kabinet Kerja yang baru ini. Langkah konkret yang akan diambil oleh PNM selanjutnya akan direalisasikan dalam serangkaian program-program meliputi peningkatan iklim usaha yang kondusif bagi UMKM, peningkatan akses sumber daya produk, pengembangan dan pemasaran UMKM melalui expo, hingga peningkatan daya saing SDM UMKM,” kata dia, di Jember, Jawa Timur, Rabu (17/12).

Sementara itu, Pemimpin PNM cabang Jember Dodot Patria menjelaskan di tahun 2014 ini BPN Kabupaten Bondowoso melakukan program sertifikat prona yang melibatkan beberapa desa di wilayah sekitar dengan jumlah penerima sertifikat sekitar 1.400 orang dengan profesi yang berbeda seperti petani, buruh, pedagang, pengusaha, home industry, dan lain-lain.“Kaitannya kerja sama yang telah dilakukan oleh BPN sebenarnya tidak jauh dengan maksud dan tujuan PNM sendiri, yaitu sebagai Badan Usaha Milik Negara yang bertugas membantu pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” kata dia.

BPN merasa Kabupaten Bondowoso memiliki potensi untuk berkembang, banyak usaha-usaha rakyat yang perlu dilakukan pembinaan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas baik dari dalam maupun juga luar Kabupaten Bondowoso. Dengan begitu BPN berharap bahwa sebagai instansi negara selain bertugas untuk melakukan pengesahan/legalisasi aset masyarakat, BPN juga memiliki tujuan yang sama dengan PNM dan juga berharap masyarakat – masyarakat UMKM penerima sertifikat bisa mendapatkan solusi modal dan pembinaan usaha untuk dapat berkembang.

“Kegiatan PKU Cabang Jember ini akan dihadiri oleh Kepala Kantor BPN Bondowoso (Bp. H. Bambang Haryono, SH., M.SI.) dan dihadiri 400 pelaku UMKM dari internal dan eksternal PNM yang berada di daerah Bondowoso. Pelatihan ini turut pula menarik perhatian Bupati Kabupaten Bodowoso Bpk. Drs. H. Amin Said Husni,” jelas Dodot.

Sebagai informasi tambahan PNM cabang Jember berhasil mencatatkan kenaikan signifikan dalam total pembiayaan oustanding hingga bulan November 2014 sebesar Rp180,7 miliar atau tumbuh sekitar 20% dari periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp145 miliar. [mohar]

BERITA TERKAIT

Peringati Hari Sejuta Pohon Sedunia - Sharp Mengajak Siswa di Jember Peduli Lingkungan

Menanamkan budaya tanggung jawab dan peduli pada lingkungan sejak dini merupakan cara yang tepat agar hal tersebut menjadi kebiasaan positif…

Hadir Dalam Tiga Tipe, All New Camry Lebih Mewah dan Agresif

PT Toyota Astra Motor (TAM) membuka tahun 2019 dengan menghadirkan All New Camry yang diklaim memiliki tampilan lebih mewah dan…

Kembangkan Inftastruktur dan SDM - Rifan Financindo Bidik Transaksi 1,5 Juta Lot

NERACA Jakarta – Sukses mencatatkan performance kinerja yang positif di tahun 2018 kemarin, menjadi alasan bagi PT Rifan Financindo Berjangka…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Pertahankan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar enam persen…

OJK Sebut DP 0% Gairahkan Sektor Produktif

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim kebijakan penghapusan uang muka kendaraan bermotor pada perusahaan…

SMF Kerjasama Operasional dengan Bank Penyalur KPR FLPP

    NERACA   Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama operasional dengan bank penyalur…