Insfrastruktur di Kawasan Jomin Diperlukan Fly Over

NERACA

Bandung – Pememerintah Prrovinsi Jawa Barat menyetujui di kawasan Jomin Cikampek dibangun inftrastruktur tambahan seperti fly over mengingat di kawasan tersebut selalu terjadi kepadatan lalu lintas khususnya dalam situasi Lebaran. Hal demikian, ditegaskan Gubernur Jabar, H, Ahmad Heryawan ketika dihubungi wartawan.

Gubernur, lebih lanjut mengungkapkan untuk menyelesaikan masalah kemacetan di Kawasan Jomin, Pemprov. Jabar akan mengajukan proposal kepada Pemerintah Pusat perihal usulan dibangunnya infrastruktur strategis berupa Fly over. Terkait dengan rencana pengajuan proposal, hal yang menjadi dasar pertimbangan usulan tersebut adalah hasil evaluasi instansi Kepolisian atas situasi kepadatan lalu lintas di Kawasan Jomin terutama dalam suasana Lebaran, khususnya masalah manajemen traffic.

Sehubungan dengan hal tersebut, imbuh Gubernur Pemprov. Jabar juga akan memerintahkan dua OPD di lingkungan Pemprov. Jabar yaitu Dinas Bina Marga dan Bappeda Jabar untuk melakukan kajian.

Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, dalam keterangannya secara terpisah mengatakan Polda Jabar mengusulkan perlu dibangun fly over atau jembatan layang di jalur Mutiara hingga Jomin (Simpang Jomin-red) pada pada arus mudik 2012 nanti. Keberadaan jembatan layang itu diharapkan mampu mengatasi kemacetan di jalur tersebut saat musim mudik.

Menurut Kapolda, langkah yang perlu dilakukan untuk mengatasi kemacetan dan kepadatan kendaraan di jalur Mutiara hingga Jomin saat mudik tahun depan yaitu dibangun jembatan layang. Usulan tersebut muncul setelah pihak Polda Jabar melakukan evaluasi arus mudik dan balik lebaran 2011 di wilayah Jabar. Infrastruktur di jalur Mutiara hingga Jomin. Berdasarkan hasil evaluasi, Kawasan Jomin merupakan salah satu titik jalur yang perlu diantisipasi.

Related posts