Dulux Cerahkan Kawasan Semawis

Sabtu, 20/12/2014

NERACA

Dulux Catylac, salah satu merek dari Akzonobel,belum lama ini melakukan programcommunity outreachyang bertajuk “Painting Semawis Area” untuk mencerahkan kembali kawasan Semawis.

Acara yang didukung oleh lebih dari 150 orang juru cat yang telah menjalani training di Dulux Painter Academy ini merupakan bagian dari komitmen AkzoNobel yang tertuang di dalam ide kota humanis, yang bertujuan untuk memberikan energi dan meregenerasi kawasan perkotaan, khususnya di Kota Semarang melalui kekuatan transformasi warna.

“Sebagai kawasan bersejarah, Semawis yang merupakan kawasan Pecinan di Kota Semarang merepresentasikan nilai-nilai identitas budaya dan pariwisata untuk masyarakat Semarang. Oleh karena itu, dengan mengecat kembali Semawis, Dulux Catylac berpartisipasi untuk membawa kembali nilai-nilai dan keindahan kawasan Semawis melalui warna yang cerah menakjubkan,” kataPresiden Direktur PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia), Jun De Dios.

Warna yang digunakan dalam memperindah Semawis diambil dari koleksi Warna Warni Favorit Indonesia yang merupakan 10 warna favorit pilihan konsumen. Proses pengecatan menggunakan Dulux Catylac Exterior untuk membawa kemeriahan bagi masyarakat dengan warna cerah menakjubkan yang tahan lama.

Hal ini dikarenakan Dulux Catylac Exterior dilengkapi dengan teknologiChroma-Brite UV FightdanDurabond Latexyang efektif melindungi dinding eksterior dari serangan lumut, jamur, dan paparan cuaca ekstrim.

Seperti kota lain di Indonesia, Semarang sering terkena paparan cuaca ekstrim. Menurut laporan BMKG pada Oktober 2014, cuaca terpanas di Semarang dapat mencapai 36 derajat Celcius. Hal ini dapat membuat warna pada dinding lebih cepat kusam. Dengan teknologiChroma-Brite UV Fightdari Dulux Catylac dapat memberikan perlindungan optimal bagi dinding rumah.

Sebelumnya AkzoNobel telah melakukan pengecatan GOR di Bekasi pada tahun 2013 dengan melibatkan 556 pengecat. Acara yang mengusung tema “Kotaku Putih Kotaku Bersih” ini diikuti oleh peserta yang tergabung di program “Mitra Dulux” dan mendapat penghargaan dari MURI.