LG Siap Perkenalkan 4K Ultra HD TV Teknologi Quantum Dot

NERACA

Jakarta - Januari di Las Vegas, Amerika Serikat, LG mengumumkan kesiapannya untuk membawa TV inovasi terbarunya yaitu 4K Ultra HD TV dengan teknologi Quantum Dot. Palet warna lebih luas dan peningkatan saturasi warna dibanding TV LCD konvensional menjadi penawaran utamanya.

“Kemampuan Quantum Dot dalam hal reproduksi warna yang hidup akan membawa kualitas tampilan gambar pada level yang lebih tinggi,” ujar Vice President dan Head of TV and Monitor Division LG Electronics Home Entertainment Company In-kyu Lee dalam keterangannya yang diterima, Jakarta, Selasa (16/12).

Dikatakan Lee, TV dengan teknologi terbaru ini bakal segera tersedia pada tahun depan untuk melengkapi jajaran LG Ultra HD TV dan LG OLED TV lainnya. Teknologi Quantum Dot berupa lapisan film khusus yang berisi kristal berukuran nano dalam ukuran 2 hingga 10 nanometer dari material semi konduktor.

Letaknya yang berada di depan jajaran lampu LCD yang menjadi sumber pencahayaan TV (LCD backlight) akan membuat setiap kristal dalam lapisan ini memancarkan warna berbeda yang bergantung dari ukurannya. Pancaran warna dari kristal inilah yang membuat TV dengan teknologi Quantum Dot memiliki spectrum warna lebih luas yang menawarkan nuansa gambar lebih alami dengan kecerahan lebih tinggi.

Berpadu dengan adopsi panel In-Plane Switching LG, peningkatan akurasi warna dan kecerahannya dikatakan dapat mencapai lebih dari 30% dibanding TV LCD/LED konvensional. “Keberadaan Ultra HD TV dengan teknologi Quantum Dot dalam lini produk TV kami ditambah OLED TV LG yang sebelumnya telah memenangkan berbagai penghargaan bakal memantapkan LG sebagai penyedia TV berteknologi inovatif dengan varian paling luas dalam industri,” ujar In-kyu Lee lagi.

Lebih lanjut ia menyatakan teknologi ini didesain dengan ramah lingkungan. Tanpa ada unsure cadmium atau pun racun yang berasal dari logam berat lain. Pengunjung stan LG di CES 2015 mendatang akan memiliki kesempatan untuk menyaksikan sendiri sajian gambar menakjubkan dari LG 4K ULTRA HD TV.

Dalam kesempatan sebelumnya, Presiden Direktur PT. LG Electronics Indonesia Jae Young Lee mengatakan bahwa pihaknya akan mempersiapkan untuk memimpin pasar Ultra HD TV di Indonesia. Pasalnya, belum lama ini, LG telah meluncurkan enam varian bentang layar yang terbagi dalam beragam seri yang ditujukan untuk melayani segmen premium hingga varian dengan harga lebih terjangkau. Beragam seri tersebut diantaranya adalah UB980T, UB850T dan UB820T.

“Semakin lebarnya rentang produk berpadu dengan luasnya jaringan pemasaran, menunjukkan tingkat kesiapan kami dalam melayani bervariasinya kebutuhan dan keinginan masyarakat Indonesia akan Ultra HD TV,” ujarnya.

Dia menambahkan, mengusung resolusi Ultra High Definition (3840 x 2160p), TV dalam kategori Ultra HD TV 4K menawarkan rangkaian piksel yang sebanding dengan resolusi empat kali lipat dari Full HD TV yang 1920 x 1080p. Sebagai informasi, ini merupakan resolusi tertinggi di dunia yang diterapkan pada perangkat TV yang ada di pasar sampai saat ini.

Keseriusan LG dalam pemasaran Ultra HD TV 4K di Indonesia sudah mulai terbaca dua tahun lalu. “Dibandingkan pabrikan elektronik lain, LG termasuk yang paling rajin memperkenalkan lini TV dalam kategori Ultra HD TV 4K bagi pasar Indonesia,” ujar Jae Young.

Lebih lanjut Jae Young Lee menyatakan, fokus LG dalam pemasaran Ultra HD TV 4K di Indonesia tak hanya mengandalkan pada lebarnya rentang produk dan keluasan jaringan pemasaran yang dimiliki perusahaan. Lebih dari itu, benaman teknologi terkini di dalam koleksi Ultra HD TV terbaru LG dikatakan menjadi unsur pembeda yang bakal membuat penggunanya mendapatkan pengalaman terbaik yang dapat diberikan dari berbagai inovasi terkini LG.

“Tak sekedar kaya fitur, keseluruhan koleksi ini kami persiapkan untuk menyambut era baru evolusi TV di Indonesia. Disebut evolusi karena Ultra HD 4K akan menjadi tren utama dan tolak ukur baru bagi resolusi tayangan dan televisi untuk beberapa tahun ke depan,” ujar Jae Young Lee.

BERITA TERKAIT

Menperin Nilai Indonesia Siap ke Arah Industri Berbasis Digital - Sektor Riil

NERACA Jakarta – Pelaku industri nasional perlu memanfaatkan perkembangan bisnis dan teknologi dari era ekonomi digital saat ini, seperti yang…

Bappenas: Indonesia Belum Siap Ekonomi Digital - AKIBAT JARINGAN INTERNET BELUM MERATA

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang Brodjonegoro menilai Indonesia belum siap menghadapi era ekonomi digital. Pasalnya, infrastruktur penopang…

KKP Bikin Percontohan Teknologi RAS Pada Unit Pembenihan Rakyat

NERACA Yogyakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti melakukan tinjauan langsung ke Unit Pembenihan Rakyat (UPR) di desa wisata…

BERITA LAINNYA DI BERITA KOMODITAS

Usaha Kecil - UMKM Diharapkan Punya Kreativitas E-commerce

NERACA Jakarta – Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (Idea) Aulia E Marinto mengatakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) harus…

Ekspor Industri Alas Kaki Menapak Hingga US$4,7 Miliar

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian memprioritaskan pengembangan industri alas kaki nasional agar semakin produktif dan berdaya saing, terlebih lagi karena…

Genjot Investasi dan Ekspor, IKTA Dipacu Perdalam Struktur

NERACA Jakarta – Industri Kimia, Tektsil, dan Aneka (IKTA) merupakan kelompok sektor manufaktur yang berkontribusi signfikan terhadap Produk Domestik Bruto…