Jelang Natal, Zona Belanja Wanita Ramai Pengunjung

NERACA

Jakarta – Kawasan khusus, Zona Ladies Market, sebuah destinasi berbelanja di Thamrin City Jakarta yang menyediakan kebutuhan khusus untuk wanita secara lengkap. Mulai dari tas, sepatu, parfum, kosmetik, aksesoris dan pakaian, baik kasual maupun untuk kebutuhan kerja, mulai ramai jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2015.

“Ladies market juga tersedia baju impor branded dari China, Hongkong, Jepang, Thailand, India, dan Pakistan dengan harga terjangkau. Ladies Market ingin mengakomodir dan mendekatkan captive market di pusat kota terutama wanita yang bekerja di kawasan Sudirman dan Thamrin sehingga mereka tidak perlu jauh berbelanja,” ujar Lucy Ratna, Jurubicara Thamrin City, kemarin (15/12).

Zona Ladies Market yang menempati lokasi seluas 5000 meter di lantai dasar sisi timur blok C,D dan E itu, menurut dia, tersedia berbagai fasilitas untuk memberikan kenyamanan berbelanja, dari membeil kebutuhan wanita, selesai berbelanja bisa istirahat para pengunjung dapat menikmati makanan ringan sampai berat di resto-resto yang ada disekitarnya.

“Juga tersedia kemudahan transaksi dengan tersedianya ATM-ATM di Ladies Market, sampai kemudahan parkir area parkir mobil khusus bagi wanita dan juga pool taksi biru yang terletak tepat di depan area lobby Ladies market,” ujar Lucy.

Menurut Henny Kusumawati, pemilik Toko Dewi, yang khusus menjual kosmetik multi branda lokal dan impor, berbagai merk parfum dan aksesoris, suasana kenyamanan dan kemudahan berbelanja dapat dirasakan oleh semua pengunjung yang datang ke lantai dasar Thamrin City.

Henny mengakui omset penjualan bisa mencapai Rp 10 juta per hari, apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru omset bisa naik di atas 50% dari hari biasa. Aneka parfum paling laris dibeli konsumen menjelang perayaan hari besar umat Nasrani itu,” ujarnya.

Sejumlah parfum yang dipajang di Toko Dewi berbandrol cukup berrvariasi, mulai dari yang paling murah seharga Rp350 ribu hingga Rp 1,7 juta per botol. “Kami berjualan di Ladies Market sudah 4 tahun dan usaha kami terus berkembang,” ujarnya seraya mengungkapkan total karyawannya kini mencapai 10 orang.

Kemajuan usaha di Zona Ladies Market juga diakui Sucik Mardi, pemilik toko butik Divisi 1 yang menjual baju, tas, jaket, topi dan aksesoris impor khusus dari China, Hongkong dan Korea. “Kami menjual dengan harga terjangkau, karena yang terpenting usaha terus berkembang walau dengan margin keuntungan yang tidak terlalu besar,” ujarnya.

Menurut Sucik, omset penjualan toko butiknya mencapai Rp 200 juta per bulan. “Kalau menjelang hari raya seperti Natal dan Tahun Baru ini, omset penjualan biasanya naik 100%,” ujarnya. Adapun harga barang- barang yang dijual di tokonya berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 600 ribu. “Daya beli penjunjung Ladies Market di Thamrin City sangat tinggi,” ujarnya.

BERITA TERKAIT

Belanja APBN 2018 yang Kredibel

Oleh: Joko Tri Haryanto, Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu *) Merujuk data pemerintah, hingga 30 Juni 2017 realisasi belanja APBN mencapai…

BEI Pertegas Kepemilikan Investor Aman - Ramai Emiten Delisting

NERACA Jakarta – Sikap tegas PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam memberikan sanksi delisting atau penghapusan paksa dari papan pasar…

Targetkan Satu Juta Pengunjung - Mandiri PRI 2017 Akan Jadi Ajang Pameran Unik dan Tak Terlupakan

Targetkan Satu Juta Pengunjung Mandiri PRI 2017 Akan Jadi Ajang Pameran Unik dan Tak Terlupakan NERACA Jakarta – Mandiri Pekan…

BERITA LAINNYA DI BERITA KOMODITAS

Perdagangan Internasional - Kinerja Ekspor Non Migas Terkoreksi 6,09 Persen di September

NERACA Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan kinerja ekspor Indonesia pada September 2017 sebesar 4,51 persen dari…

Kemudahan Impor Tujuan Ekspor - Kemenperin Beri Masukan Kebijakan KITE Bagi IKM

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) mengusulkan beberapa langkah strategis untuk mendukung pelaksanaan…

Tingkatkan Daya Saing - Standar Keamanan Produk Perluas Ekspor Mamin

NERACA Jakarta – Pengembangan inovasi dan penerapan standar keamanan produk mampu memacu daya saing industri makanan dan minuman (mamin) nasional…