PNM Bangun Kepercayaan Diri Pelaku UMKM - D.I Yogyakarta

NERACA

Yogyakarta - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM cabang Yogjakarta setelah sukses menggelar pelatihan kepada nasabah pada bulan sebelumnya kali ini kembali melaksanakan workshop Pengembangan Kapasitas Usaha bagi nasabah binaan PNM untuk Klaster Prembun. Mengangkat tema “Membangun Kepercayaan Diri dan Motivator Dari Dalam Diri Di Dalam Berwirausaha” merupakan yang kedua kalinya diadakan oleh klaster Prembun. Untuk cabang Yogyakarta sendiri pelatihan ini merupakan yang kelima selama tahun 2014.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendapat tugas membantu pengembangan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM), seminar kerja seperti ini merupakan program regular yang dilaksanakan hampir setiap bulannya. Profil produk dominan nasabah yang hadir dari sektor perdagangan, sektor pertanian, sektor jasa dan lainnya.

Executive Vice President I PNM, Arief Mulyadi mengatakan, dalam pelatihan ini para debitur akan diberikan pemahaman, motivasi, dan diskusi strategi untuk mengembangkan usaha mikronya agar lebih berkembang baik dari aspek produksi, distribusi, dan pemasaran. UMK di Yogyakarta mempunyai potensi untuk mengembangkan bisnisnya sesuai dengan potensi bisnis di daerah tersebut seperti makanan tradisional, kerajinan, dan pariwisata.

“Menjelang MEA pelaku koperasi dan UMKM harus mulai menyadari bahwa menggarap pasar ekspor merupakan salah satu tantangan yang sudah di ambang pintu. Oleh karena itu, seluruh komponen yang bergerak di dalamnya harus memiliki bekal yang mumpuni untuk dapat menggarap pasar ekspor. Kepercayaan diri akan potensi dan hasil usaha merupakan pondasi awal yang harus dibentuk,” kata Arief, di DI Yogyakarta, Senin (15/12).

Pementara itu, Pemimpin PNM cabang Yogyakarta Dhandi Iswandi, mengatakan bahwa kontribusi nasabah ULaMM di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya telah mengalami peningkatan yang baik, dan potensi calon nasabah cukup besar. Pelatihan seperti ini secara langsung juga mempengaruhi kinerja nasabah sekitar. “Jadi salah satu aspek penting agar mampu berperan dan mengambil manfaat dengan hadirnya globalisasi dan perdagangan bebas adalah peningkatan kemampuan dan profesionalitas SDM,” ungkap dia.

“Kami berharap ada peningkatan dari sisi pemasaran dan jaringan usaha. Kami ingin mengoptimalkan pasar lokal sekaligus melakukan ekspansi ke pasar regional sebagai langkah antisipasi menjelang MEA 2015. Penekanan terhadap pentingnya peningkatan kualitas produk dan pelayanan untuk menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus mendapatkan dan meningkatkan kepercayaan konsumen,” kata Dhandi.

Sebagai informasi tambahan cabang Yogyakarta dibagi ke dalam 5 (lima) wilayah klaster yaitu klaster Prembun, klaster Yogyakarta, klaster Purbalingga, klaster Cilacap, dan klaster Wangon. Ditopang oleh 31 kantor Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) cabang Yogyakarta berhasil mencatatkan total pembiayaan outstanding hingga November 2014 sebesar Rp124 Milyar. Sementara untuk nasabah tercatat sebanyak 3.178. Akumulasi pencairan total Rp620 Milyar mulai awal berdiri hingga saat ini. [mohar]

BERITA TERKAIT

Teknologi Digital Jadi Peluang UMKM Kembangkan Akses Pasar

      NERACA   Jakarta - Ekonomi digital di tanah air yang sedang berkembang saat ini, memiliki potensi sebagai…

Bekraf Gelar Pelatihan UMKM dan Ekonomi Kreatif

NERACA Sukabumi- Dalam rangka membantu pemasaran produk para pelaku Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) dan ekonomi kretaif. Badan ekonomi Kreatif…

BEI Bangun Kampung Investor di Bengkulu

Dalam rangka memasyarakatkan pasar modal atau mendorong minat masyarakat berinvestasi di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana membangun…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK Ungkap Kasus Penyelewengan Kredit BPR

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap kasus tindak pidana perbankan yang dilakukan Direktur Utama…

Cegah Kerugian Kurs, BI Minta Korporasi Tingkatkan Hedging

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) meminta korporasi untuk meningkatkan rasio lindung nilai (hedging) terhadap transaksi…

BRI Syariah Raih Penghargaan Digital Brand Award

      NERACA   Jakarta – BRI Syariah menerima penghargaan Digital Brand Award 2018 untuk kategori Bank Umum Syariah…