Bermain Warna pada Dapur Minimalis

NERACA.Dapur bagi sebagian orang merupakan tempat yang istimewa karena tempat beraktifitas yang nyaman dan menyenangkan khususnya bagi yang hobi memasak. Umumnya aktifitas memasak diruang dapur dipisahkan dengan ruang lainnya di dalam rumah. ”Untuk warna dapur minimalis yang sedang trend saat ini, lebih menampilkan warna-warna muda,” menurut Chairul Amal Saptono, arsitek.

Hal itu tentunya melihat kondisi saat ini, banyak orang yang merindukan hal-hal yang natural karena akan terasa nyaman dan teduh dipandang. Warna natural kini telah banyak yang menggunakan bahkan sampai kepada ruang dapur. Ornamen-ornamen yang menghiasi ruang itu, banyak menampilkan warna muda yang bertekstur alami.

Warna dipergunakan untuk memberi kesan atau tampilan yang menarik sehingga ruang menjadi hidup. Warna bisa juga digunakan untuk memberi pesan kepada orang yang melihatnya tentang karakter penghuninya. Ada juga sebagai pemisah antara ruang yang satu dengan yang lainnya.

Banyak cara untuk melakukan penyekatan atau pemisahan antara ruang dapur dan ruang lainnya seperti ruang tamu dan ruang keluarga. Pemisahan ruang dapur dengan ruang lainnya bisa menggunakan warna-warna dinding dan perangkat rumah tangga lainnya. Warna memang memiliki beberapa fungsi yang menarik untuk menjadikan suasana menjadi berbeda.

Untuk membedakan antara warna dinding dapur dengan warna ruang lain/ruang tamu dan ruang keluarga berilah warna tertentu seperti hijau, kuning, biru, oranye, merah, atau warna-warna cerah muda pada dinding dapur. Ruang warna pada ruang dapur konon sangat berpengaruh dalam suasana hati menurut analisa psikologi. Warna dapur dibedakan dengan warna ruang keluarga.

Permainan warna akan sangat terasa perbedaannya bila ditampilkan dengan warna yang indah dan menarik. Bila warna pada ruang dapur diberi warna hijau muda maka isi ruang akan terasa sejuk dan bergairah dan ruang sebelahnya adalah ruang tamu yang diberi biru akan memberi rasa tenang dan damai. Antara warna ruang dapur dan ruang tamu akan sangat jelas perbedaannya sehingga orang akan mudah mengenali antara ruang satu dengan ruang lainnya.

Ada pula yang menggunakan material lainnya seperti furnitur atau ornamen-ornamen lainnya sebagai pemisah antara ruang. Seperti lemari yang ditempatkan tepat diantara ruangdapur dan ruang tamu dan sebelah kanan atau kiri diberi ruang sekitar 1-2meter sebagai jalan penghubung antara keduanya. Gorden pun bisa digunakan untuk pemisah antara ruang sau dengan ruang lainnya. Jadi sesuai dengan kebutuhan yang ada bisa dimaksimalkan untuk penyekat.

Untuk menambah nilai estetika maka berilah tekstur yang kuat serta indah agar ruang tampak cantik dan asri. Tentunya permaianan warna akan sangat berpengaruh pada segi estetika bila permainan warna sangat halus dan padat akan terkesan kelembutan bagi yang berada di dalamnya.

Jangan lupa bahwa konsep minimalis adalah bentuk yang sederhana yang menampilkan motif kotak-kotak. Penggunaan motif kotak-kotak dengan warna putih, hitam merupakan ciri khas dari minimalis akan tetapi trend yang berkembang telah memberi keleluasaan warna yaitu lebih menuju kepada warna-warna muda.

Lantai juga termasuk bagian yang bisa dibuat sebagai pemisah antara ruang yang satu denga ruang lainnya. Bisa menggunakan beton lalu dilapisi dengan ubin,keramik atau material dari batu alam yang dibuat segi tiga, kotak-kotak dan trapesium. Untuk warnanya bisa dipilih dengan warna yang natural dan umumnya menekankan pada tekstur atau motif alami dari material tersebut yang diberi penghalus agar tetap bersih dan menarik.

Bisa juga kombinasi dua warna atau lebih dalam satu ruang tetapi tetap menyatu. Seperti Warna orange dan warna merah pada ornamen-ornamen dinding dan jendela. Jendela biasanya dibuat motif kotak-kotak, segi tiga, persegi panjang atau bahkan trapesium sebagai penekanan ciri khas minimalis.

Warna juga memberi kesan lapang dan luas pada ruang sehingga penghuni akan merasa luas pikirannya. Jadi banyak inspirasi yang bisa dihasilkan kepada penghuninya karena perasaan yang nyaman dan tenang membuat otak bisa berfikir jernih sehuingga daya konsentrasi menjadi kuat

Related posts