Jasa Marga Siapkan Capex Rp 3,85 Triliun

Selasa, 16/12/2014

NERACA

Jakarta – Tahun 2015, perusahaan jasa dan operator jalan tol PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menyiapkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 3,85 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (15/12).

Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga Tbk, David Wijayatno mengatakan, capex tersebut akan digunakan untuk pengembangan bisnis dengan alokasi kegiatan operasional perseroan sebesar Rp 1,14 triliun, pengembangan usaha jalan tol senilai Rp 2,46 triliun dan pengembangan usaha lainnya sekitar Rp 250 miliar,”Kami juga siapkan Rp 130 miliar untuk ekspansi di sektor properti melalui anak usaha yaitu PT Jasa Marga Properti," katanya.

Adapun sumber pendanaan capex 2015, kata David, dari pinjaman dari luar perseroan sebesar Rp 1 triliun dan sekitar Rp 2,85 triliun dari kas internal perusahaan. Perusahaan pelat merah tersebut juga menargetkan pendapatan sebesar Rp 7,95 triliun di luar pendapatan kontruksi untuk tahun depan, atau naik 11 persen dari target akhir tahun sebesar Rp 7 triliun.

Perusahaan akan membangun beberapa ruas baru yang akan dioperasikan pada tahun depan, di antaranya jalan tol Gempol-Pasuruan ruas Gempol-Rembang, jalan tol Gempol-Pandaan, dan jalan tol Surabaya-Mojokerto Seksi IV (Krian-Mojokerto) dalam rangka mencapai target tersebut. Pada periode sembilan bulan pertama tahun 2014, perusahaan mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 16,3% menjadi Rp 5,23 triliun dari Rp 4,47 triliun setahun lalu.

Sebelumnya, perseroan berencana menjajaki pinjaman sekitar Rp 2,8 triliun untuk bangun jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dan targetnya, pinjaman tersebut sudah bisa dikantungi pada kuartal pertama tahun 2015, “Sebelum menjajaki pinjaman tersebut, perseroan akan menyelesaikan pembentukan perusahaan patungan (joint venture/JV) bernama PT Jasamarga Kualanamu Tol. Pembentukan JV tersebut sedang tahap finalisasi,”kata Direktur Keuangan Jasa Marga, Reynaldi Hermansyah.

Dirinya menuturkan, saat ini pembentukan JV sedang tahap penyelesaian administrasi pembentukan badan hukum dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Pada 23 September 2014, Jasa Marga resmi memimpin konsorsium pekerjaan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi II. Dalam proyek ini, Jasa Marga mengantongi 55% saham, sedangkan PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) dan PT Hutama Karya masing-masing 15%. Ruas Medan-Kualanamu-TebingTinggi sepanjang 60 kilometer (km) ini memiliki nilai investasi sekitar Rp 4 triliun.

Menurut Reynaldi, pembebasan lahan ruas jalan tol ini sudah mencapai 75%. Perseroan optimistis pembangunan jalan tol akan sesuai rencana. Sementara itu, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perseroan akan antusias aktif berpartisipasi dalam tender-tender jalan tol yang digelar pemerintah. (bani)