Pefindo Pertahankan Peringkat A MTN PTPP

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat A untuk obligasi berkelanjutan I PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) tahun 2013. Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (15/12).

Selain itu, Pefindo juga memberikan peringkat idA pada MTN XXI/2014 yang diterbitkan perusahaan. Prospek peringkat perusahaan adalah stabil. Dijelaskan, peringkat tersebut mencerminkan posisi bisnis yang kuat di industri konstruksi nasional, peluang usaha yang stabil dari proyek-proyek pemerintah, dan proteksi arus kas di atas rata-rata.

Tetapi peringkat tersebut dibatasi oleh risiko refinancing yang moderat, sifat industri konstruksi yang cenderung fluktuatif, dan risiko atas ekspansi ke bisnis properti. Sebagai informasi, tahun depan PTPP menargetkan laba bersih sebesar Rp730 miliar atau tumbuh 35% dibanding laba bersih 2014 yang diproyeksikan sebesar Rp530 miliar.

Direktur Keuangan PTPP, Tumiyono pernah bilang, kenaikan laba sejalan dengan gencarnya program pembangunan infrastruktur yang dicanangkan pemerintah yang diharapkan mendorong seluruh pilar bisnis perusahaan,”Pada 2015 perseroan juga menargetkan pendapatan tumbuh sekitar 35% menjadi Rp19 triliun, dari estimasi pendapatan tahun 2014 yang diperkiraan sebesar Rp14,22 triliun,”ujarnya.

Selama tahun 2015, perseroan menargetkan meraih kontrak baru (order book) sebesar Rp27 triliun, melonjak 25% dari kontrak baru tahun 2014 sebesar Rp21,595 triliun. Maka dengan begitu total order book perseroan akan menembus angka Rp55 triliun, terdiri atas order book 2015 sebesar Rp27 triliun, dan kontak peralihan (carry over) dari tahun sebelumnya sekitar Rp27,6 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

SBP PTPP Solusi Pendanaan Berkelanjutan - Pionir di Industri Keuangan

NERACA Jakarta – Rencana PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menerbitkan surat berharga perpetual (SBP) melalui Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT)…

Pefindo Beri Peringkat AAA Obligasi NISP

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAAA untuk obligasi berkelanjutan II OCBC NISP Tbk tahap I tahun 2016 seri…

Analis: Momentum Tepat Rilis Obligasi - Peringkat Utang Indonesia Naik

NERACA Jakarta  - Analis pasar modal menilai bahwa sentimen dari kenaikan peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dampak Pelemahan Rupiah - Asing Sesuaikan Investasinya di Bursa

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai nilai tukar rupiah yang cenderung mengalami pelemahan menjadi salah satu faktor…

WIKA Bagikan Dividen Rp 26,8 Per Saham

NERACA Jakarta - Hasil keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyepakati untuk membagikan…

Trimegah Sekuritas Rilis MTN Rp 250 Miliar

Memanfaatkan pertumbuhan positif pasar obligasi di dalam negeri, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) berencana menerbitkan surat utang medium term…