PMI DKI Bantu Distribusikan Air Bersih

NERACA- Terganggunya pasokan air bersih yang terjadi akibat jebolnya tanggul dan Pintu Air Kalimalang, Durensawit beberapa waktu lalu menyebabkan sejumlah warga di beberapa wilayah mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Hal tersebut tentunya dapat menimbulkan masalah kesehatan yang secara langsung berhubungan dengan sanitasi, seperti diare, tifus dan serangkaian penyakit lain yang akan dengan mudah menyerang apabila kebutuhan akan air bersih terganggu. Untuk mengatasi hal itu, PMI Pusat bekerjasama dengan PMI DKI Jakarta melakukan pengolahan dan membantu mendistribusikan air bersih bagi warga setempat.

Ketua Bidang Kesehatan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit PMI Pusat, Farid Husain mengatakan, pengolahan air bersih yang dilakukan pihaknya bersama PMI DKI Jakarta dilakukan di Danau Cincin, Papango, Tanjungpriok. Pengolahan air bersih dilakukan menggunakan water treatment plant (WTP) atau alat pengolahan air yang dikerjakan Tim Air dan Sanitasi PMI DKI Jakarta. Alat tersebut mampu memproduksi 4.000 liter air bersih per jam, dan siap didistribusikan ke beberapa wilayah yang mengalami kekurangan air.

Pihaknya juga mengoperasikan 11 truk tangki untuk kebutuhan air di Jakarta. Prosesnya, air diambil dari danau dan diproduksi melalui WTP atau pengolahan air. Namun, sebelum didistribusikan air akan di tes dahulu kadar kloridanya, dan jika aman air itu baru akan dikirim.

Pada pengolahan dan pendistribusian air itu, pihaknya menyiapkan tiga penampungan yang sengaja di datangkan dari Bandung dan Yogyakarta. Di setiap masing-masing penampungan dapat menampung sebanyak 15 ribu liter air. "Sebelumnya kita telah berkoordinasi dengan PT PAM Jaya untuk memasok air bersih. Dipilihnya danau Papanggo karena air disini telah memenuhi syarat untuk pasokan air bersih," ucapnya.

Adapun proses penyaringannya, dilakukan dengan mengalirkan air dari danau ke Union Tank atau penampungan air yang berkapasitas 15 ribu liter. Selanjutnya, melalui proses mixer dialirkan ke penyaringan, dan kemudian dialirkan ke tangki yang siap didistribusikan. PMI DKI Jakarta melibatkan 60 relawan untuk mendistribusikan air bersih ke beberapa wilayah DKI Jakarta.

Selain untuk membantu mengatasi masalah akibat jebolnya tanggul di Kalimalang, diharapkan juga mobil tangki air yang ada dapat membantu mengantisipasi kekeringan akibat musim kemarau yang terjadi saat ini. "Kami akan upayakan untuk pendistribusian air bersih ke warga hingga kebutuhan air di Jakarta terpenuhi," ujarnya.

Related posts