Kinerja Garuda Pastikan Tidak Terpengaruh

Jumat, 12/12/2014

Keputusan Emirsyah Satar mundur dari jabatan sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) diyakininya tidak akan mempengaruhi kinerja keuangan perseroan,”Kinerja keuangan tidak tergangg karena Garuda Indonesia sistemnya sudah berjalan,”kata Emirsyah Satar di Jakarta, Kamis (11/12).

Sementara itu, Emir mengaku tidak mengetahui mengenai isu yang mengatakan bahwa Bos Citilink Arif Wibowo yang menggantikannya menjadi Dirut Garuda. Sebelumnya diberiritakan, Dirut PT Citilink Indonesia Arif Wibowo mengaku belum mengetahui isu yang mengatakan dirinya menjadi salah satu calon pengganti Emirsyah Satar sebagai Dirut Garuda Indonesia.

Seperti diketahui, bos Citilink ini menjadi salah satu calon terkuat pengganti Emirsyah Satar,”Saya enggak tahu (jadi calon Dirut Garuda), tanya Menteri BUMN (Rini Soemarno). Tunggu besok saja deh," ujarnya.

Asal tahu saja, Emirsyah menyatakan pengunduran diri sebagai orang nomor satu di maskapai plat merah ini merupakan keputusan pribadinya setelah memimpin Garuda selama dua periode,“Masa jabatan saya memang akan habis pada bulan Maret 2015. Jadi pengunduran diri ini hanya berbeda 2,5 bulan dari habisnya masa jabatan itu,”ungkapnya.

Dia menjelaskan, pengunduran dirinya dimaksudkan agar tongkat estafet kepemimpinan di Garuda Indonesia bisa berpindah secara mulus. Hal ini menurutnya sangat penting karena maskapai nomor satu di Indonesia ini sudah mengalami pertumbuhan yang sangat siginifikan dari tahun ke tahun. (bani)