Kinerja Garuda Pastikan Tidak Terpengaruh

Keputusan Emirsyah Satar mundur dari jabatan sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) diyakininya tidak akan mempengaruhi kinerja keuangan perseroan,”Kinerja keuangan tidak tergangg karena Garuda Indonesia sistemnya sudah berjalan,”kata Emirsyah Satar di Jakarta, Kamis (11/12).

Sementara itu, Emir mengaku tidak mengetahui mengenai isu yang mengatakan bahwa Bos Citilink Arif Wibowo yang menggantikannya menjadi Dirut Garuda. Sebelumnya diberiritakan, Dirut PT Citilink Indonesia Arif Wibowo mengaku belum mengetahui isu yang mengatakan dirinya menjadi salah satu calon pengganti Emirsyah Satar sebagai Dirut Garuda Indonesia.

Seperti diketahui, bos Citilink ini menjadi salah satu calon terkuat pengganti Emirsyah Satar,”Saya enggak tahu (jadi calon Dirut Garuda), tanya Menteri BUMN (Rini Soemarno). Tunggu besok saja deh," ujarnya.

Asal tahu saja, Emirsyah menyatakan pengunduran diri sebagai orang nomor satu di maskapai plat merah ini merupakan keputusan pribadinya setelah memimpin Garuda selama dua periode,“Masa jabatan saya memang akan habis pada bulan Maret 2015. Jadi pengunduran diri ini hanya berbeda 2,5 bulan dari habisnya masa jabatan itu,”ungkapnya.

Dia menjelaskan, pengunduran dirinya dimaksudkan agar tongkat estafet kepemimpinan di Garuda Indonesia bisa berpindah secara mulus. Hal ini menurutnya sangat penting karena maskapai nomor satu di Indonesia ini sudah mengalami pertumbuhan yang sangat siginifikan dari tahun ke tahun. (bani)

BERITA TERKAIT

Gus Syauqi Ma’ruf Ajak Millenials Tidak Golput

Pembina Santri Millenial Center (SIMAC), Gus Syauqi Ma’ruf Amin kembali mengajak anak muda untuk berpartisipasi dalam kontestasi politik. Hadir di…

Sikapi Kebijakan ICDX - PT Timah Pastikan Tidak Pengaruhi Ekspor

NERACA Pangkalpinang – PT Timah Tbk (TINS) memastikan produk ekspor tidak akan terpengaruh terkait kebijakan Indonesia Commodity and Derivatives Exchange…

Kinerja IKNB Diprediksi Melambat

  NERACA Jakarta – Deputi Komisioner Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Moh Ihsanudin memprediksi bahwa kinerja…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jasa Marga Bukukan Utung Rp 2,2 Triliun

Sepanjang tahun 2018, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,2 triliun atau sama dengan periode yang sama tahun…

Produksi Minyak Sawit ANJT Tumbuh 6,6%

Hingga Februari 2019, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) memproduksi minyak sawit mentah sebanyak 34.750 ton atau naik 6,6% dari…

Pefindo Beri Rating AAA Obligasi Indosat

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAAA terhadap Obligasi Berkelanjutan II Tahap III/2019 seri A PT Indosat Tbk (ISAT)…