Ada Permainan Dibalik Kasus PT Fuchs

Aliansi Masyarakat Peduli Migas (AMPM) mendesak Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) untuk menindak lanjuti dugaan permainan label NPT yang ada pada produk oli PT.Fuchs yang sebelumnya tidak ada, namun kemduan ada setelah CV Case Trading (distributor PT Fuchs Indonesia) di gerebek oleh Polda Jatim.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, AMPM menuding ada permainan, oknum berwenang di Dirjen Migas yang melakukan kejahatan dari sebuah produsen kepada distributor, permainan tentang label NPT yang bisa dalam sekejap ada, padahal setahun sebelumnya saat masih beroperasi label tersebut tidak ada.

Hal yang di anggap merugikan negara atas ulah oknum yang bukannya menutup produsen atas dasar kesalahannya, namun justru menerbitkan label NPT untuk bisa terus beredar seolah itu bukan persoalan serius yang merugikan banyak pihak termasuk negara.

Sementara menurut Bambang Rudyanto SH, selaku kuasa hukum CV. Case Trading, distributor PT. Fuchs untuk wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali mengungkapkan, kedatangannya ke institusi pemerintah tersebut, tak lain untuk mengantarkan surat tertulis ke empat kalinya perihal keberatan pihaknya atas penggerebekan yang di lakukan di perusahaan klien-nya,”Jika surat yang untuk kesekian kalinya ini tidak di tanggapi Dirjen Migas, kita akan meneruskan dan menaikkan status ke jalur hukum yang lebih tinggi,”ungkapnya.

Bambang juga mengungkapka, jika pihaknya telah menembuskan surat nya tersebut ke Presiden Republik Indonesia, Mentri ESDM, Pimpinan MPR-DPR RI, KPK, Ombudsman, Komnasham, dan Lembaga Kajian Hukum Universitas Erlangga di Surabaya, Jawa Timur. (bani)

BERITA TERKAIT

Pakar Hukum: Hakim Tak Bisa Vonis Bersalah Terdakwa Kasus BMG

Pakar Hukum: Hakim Tak Bisa Vonis Bersalah Terdakwa Kasus BMG NERACA Jakarta - Pakar hukum UI menilai majelis hakim tidak…

Sekda Kuningan Minta Ada Ruangan Khusus Wartawan di Humas

Sekda Kuningan Minta Ada Ruangan Khusus Wartawan di Humas NERACA Kuningan – Untuk mengetahui sejauh mana kinerja Aparatur Sipil Negera…

Sekda Kuningan Minta Ada Ruangan Khusus Wartawan di Humas

Sekda Kuningan Minta Ada Ruangan Khusus Wartawan di Humas NERACA Kuningan – Untuk mengetahui sejauh mana kinerja Aparatur Sipil Negera…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…