Pasar Jaya Terapkan Sistem CMS - Gandeng 7 Bank

NERACA

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui PD Pasar Jaya, menandatangani perjanjian kerja sama dengan tujuh bank dalam rangka penerapan sistem pembayaran Cash Management System (CMS) secara autodebet. Penandatanganan tersebut dilakukan di Balai Kota DKI Jakarta dan turut disaksikan secara langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Tujuh bank yang menandatangani perjanjian kerja sama itu, antara lain Bank DKI, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, Bank OCBC-NISP dan Bank BCA. "Program CMS dengan cara autodebet ini merupakan program PD Pasar Jaya sejalan dengan kebijakan Pemprov DKI yang mewajibkan transaksi non tunai," kata Direktur Utama PD Pasar Jaya, Djangga Lubis di Balai Kota, Jakarta, Senin (8/12).

Menurut dia, sistem pembayaran Biaya Pengelolaan Pasar (BPP) secara autodebet tersebut akan diterapkan di sebanyak 153 pasar tradisional yang dikelola oleh PD Pasar Jaya mulai Januari 2015. "Sebelumnya, kami telah menerapkan sistem ini kepada para pedagang di Pasar Manggis, Jakarta Selatan sebagai percontohan. Penarikan tagihan dilakukan bank pada tanggal 20 setiap bulan secara otomatis sesuai dengan biaya yang sudah ditetapkan di masing-masing pasar," ujar Djangga.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja menuturkan kerja sama tersebut mempermudah masyarakat dalam pembayaran sewa dengan PD Pasar Jaya.

"Untuk tahap awal, kami akan menerapkan sistem autodebet melalui KlikBCA Bisnis. Sehingga PD Pasar Jaya akan mendebet otomatis dari rekening pedagang yang menjadi tenant di seluruh lokasi PD Pasar Jaya dengan bebas biaya transaksi," tutur Jahja.

Lebih lanjut, dia berharap kedepannya pembayaran non tunai di PD Pasar Jaya tidak hanya meliputi pembayaran tenant saja, tetapi juga merambah ke pembayaran lainnya. "Misalnya, Electronis Data Capture (EDC) di setiap transaksi. Sehingga, gerakan masyarakat non tunai yang dicanangkan Pemprov DKI bisa sepenuhnya diaplikasikan," ungkap Jahja. [ardi]

BERITA TERKAIT

Amburadul Sistem Transportasi Massal

Persoalan transportasi massal pada umumnya bermuara pada ketidaktepatan waktu jarak antara bus TransJakarta yang sering meleset lebih dari 10 menit.…

Penetrasi Pasar Ritel Modern - CSAP Resmikan Mitra10 Ke-30 di Cirebon

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama tahun ini, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) sukses membuka gerai bari Mitra10 ke-30…

Komoditas Rempah Sasar Peluang Pasar Ekspor Baru

NERACA Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menyebutkan komoditas rempah menjadi peluang Indonesia untuk menyasar pasar ekspor baru yang bukan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9%

      NERACA   Jakarta – Sepanjang 2018, Bank DKI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 27,95 dari semula sebesar Rp27,1…

BI Tahan Suku Bunga Acuan

      NERACA   Jakarta – Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate…

Bunga The Fed Diyakini Hanya Naik Sekali

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia mengubah proyeksinya untuk kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve, Bank…