Telkomsel Rilis Layanan Komersial 4G LTE - Dikembangkan di 22 Provinsi

NERACA

Jakarta – Menjawab tuntutan pasar dan kemajuan teknologi yang begitu cepat, Telkomsel meluncurkan layanan 4G LTE. Bahkan dalam mendukung layanan digital service, anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) ini juga meluncurkan layanan 4G LTE secara komersil yang diklaim telah disiapkan ratusan BTS di Jakarta dan Bali. Kecepatan koneksinya pun diklaim hingga 36 Mbps.

Direktur Utama PT Telkomsel, Alex J. Sinaga mengatakan, untuk tahap awal perseroan sudah menggelar 200 BTS,”Dengan dukungan BTS tersebut, pelanggan bisa menikmati layanan 4G LTE di beberapa tempat di Jakarta dan Bali,”ujarnya di Jakarta, Senin (8/12).

Dengan kecepatan akses mencapai 36 Mbps, layanan 4G Telkomsel dapat memberikan layanan digital lifestyle seperti video streaming, musik, game online dengan kualitas yang lebih baik, cepat tanpa ada delay dengan kualitas gambar berdefenisi tinggi.

Selain itu aktivitas upload/download file juga dapat lebih cepat, melakukan video konferensi dengan kualitas koneksi dan gambar yang lebih jernih, serta mengakses data cloud lebih cepat. Asal tahu saja, layanan ini akan terus dikembangkan, khususnya tempat-tempat yang memiliki akses 4G LTE dengan penggunaan data pelanggannya tergolong tinggi,”Tempatnya sudah termasuk 40 titik prominent yang tingkat data-nya tinggi, seperti area perkantoran, pusat-pusat perbelanjaan (mall), dan beberapa sekolah-sekolah," imbuh Alex.

Di 2015, kata Alex, layanan 4G LTE Telkomsel akan digelar di beberapa kota besar lainnya. Kota-kota seperti Surabaya, Bandung, dan Manado disebutnya potensial untuk menggelar layanan 4G LTE. Layanan 4G LTE, yang digelar Telkomsel mulai hari ini, diklaim oleh Alex mampu menghadirkan kecepatan koneksi data hingga 30 Mbps.

Layanan tersebut saat ini digelar oleh Telkomsel di spektrum 900 MHz dengan memanfaatkan lebar pita 5 MHz di dalamnya. Kemudian kedepannya, layanan mobile 4G LTE Telkomsel akan dikembangkan di sejumlah kota-kota besar lain di Indonesia. Telkomsel berencana mengembangkan layanan ini di 22 provinsi di Indonesia.

Kata Alex J Sinaga, ke depannya secara bertahap akan di kembangkan ke berbagai lokasi khususnya di kota-kota besar lainnya,”Hingga 2019 kami berencana meluaskan layanan 4G LTE hingga ke 22 propinsi di seluruh Indonesia sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang dapat menikmati layanan ini", ungkapnya.

Maka untuk mendukung pengembangan layanan tersebut, Telkomsel juga menggandeng induknya Telkom Indonesia, untuk memberikan konsistensi pengalaman 4G LTE terbaik bagi pelanggan melalui seamless experience. Telkomsel bersinergi dengan Telkom menggelar WiFi dengan teknologi 802.11n (setara 4G) untuk melengkapi coverage Telkomsel 4G LTE, terutama yang berada di indoor,”'Telkomsel 4G LTE juga seamless dengan Telkomsel 3G sehingga apabila pelanggan keluar dari coverage 4G LTE, maka layanan tidak akan terputus dan secara otomatis akan dilayani dengan coverage Telkomsel 3G,'' katanya. (bani)

BERITA TERKAIT

Tunjukkan Tren Positif di 2018 - Lorena Optimalkan Layanan Angkutan Bandara

NERACA Jakarta – Ketatnya persaingan bisnis layanan jasa moda transportasi publik mendorong PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) untuk…

Cargill dan EIU Rilis Laporan Perkembangan Gizi Di Asia

    NERACA   Jakarta - Cargill bersama dengan Economist Intelligence Unit (EIU) merilis laporan berjudul Food for Thought-Eating Better.…

Libur Lebaran 1440 H - Trafik Layanan Data Telkomsel Naik 12,3%

NERACA Jakarta - Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data tertinggi pada H-1 Lebaran tahun ini menjadi 19,30 Petabyte atau meningkat…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BPII Terima Dividen Tunai Rp 12,99 Miliar

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) pada tanggal 12 Juni 2019 memperoleh dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp12,99 miliar…

Kerugian Steady Safe Susut Hingga 54%

Meskipun masih mencatatkan rugi di kuartal pertama 2019, PT Steady Safe Tbk (SAFE) mengklaim rugi bersih yang dibukukan senilai Rp1,809…

Volume Penjualan SMCB Masih Terkoreksi

Lesunya pasar semen dalam negeri dirasakan betul oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Perusahaan yang dulunya PT Holcim Indonesia…