Standardisasi Lindungi Pengusaha Lokal - Jelang Pasar Bebas ASEAN

NERACA

Jakarta - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Raja Sapta Oktohari, meminta pemerintah memberikan perlindungan bagi pengusaha menjelang penerapan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 melalui sistem standardisasi.

"Setiap produk yang memiliki potensi andalan lokal harus ada standarisasi agar bisa keluar (ekspor). Begitu pula sebaliknya, yang dari luar pun kalau tidak memenuhi standard maka tidak boleh masuk sini," katanya di Jakarta, Senin (8/12).

Menurut dia, dengan kebijakan regional seperti MEA, membuat standarisasi sebagai pelindung pasar lokal sangatlah penting.

Pasalnya, bagi pengusaha pemula, proteksi dibutuhkan agar mereka bisa bertahan di masa-masa awal usaha.

"Dengan menumbuhkembangkan kewirausahaan, yang dilakukan oleh pengusaha pemula, selama paling tidak lima tahun pertama maka pengusaha pemula ini bisa berakselerasi dengan pertumbuhan ekonomi," jelas dia.

Raja Sapta mengatakan pihaknya telah sejak tiga tahun lalu menggaungkan isu soal MEA dan segala upaya untuk mengantisipasinya.

Sayangnya, kata dia, hingga saat ini kesadaran terkait implementasi masih belum tersosialisasi dengan baik ke seluruh negeri.

"Masyarakat di perkotaan mungkin tingkat 'awareness' sudah cukup bagus. Tapi mayoritas masyarakat Indonesia belum," terang Raja Sapta.

Oleh karena itu, dirinya berharap di sisa waktu yang semakin dekat pemerintah bisa segera mengambil langkah antisipasi agar Indonesia tidak hanya menjadi sekadar pasar.

"Kami harapkan adanya proteksi ke pengusaha nasional, tegas Raja Sapta.

Dia juga menuturkan peluang Indonesia di tahun depan masih terbuka begitu lebar. Selain didukung faktor geografis dan demografis yang baik, kekurangan infrastruktur juga bisa menjadi peluang yang menjanjikan.

"Kebutuhan kita banyak dan kekurangan kita juga luar biasa. Tapi justru, ini banyak sekali peluang bagi pengusaha," tandas dia. [ardi]

BERITA TERKAIT

Menteri Pertahanan - Situasi Keamanan Baik Jelang Sidang PHPU di MK

Ryamizad Ryacudu Menteri Pertahanan Situasi Keamanan Baik Jelang Sidang PHPU di MK  Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizad Ryacudu menjamin kondisi…

TERKAIT RENCANA REVISI UU DUNIA USAHA - Presiden Minta Masukan dari Kalangan Pengusaha

Jakarta-Presiden Jokowi memanggil kalangan pengusaha yang tergabung Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Kadin Indonesia dan Hipmi, untuk meminta masukan terobosan baru…

BEI Delisting Pencatatan Efek SIAP di Pasar

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menghapus pencatatan efek saham milik PT…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Lebaran Usai, Cashbac Tebar Promo

  NERACA   Jakarta - Usai melewati libur panjang dan kembali beraktifitas, Cashbac hadirkan beragam promo cashback yang spektakuler di…

Pupuk Hayati Dinosaurus Diklaim Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Tanaman

  NERACA   Jakarta - Dalam berbisnis agrikultur, pemilihan pupuk yang terbaik menjadi salah satu faktor terpenting untuk tanaman. Menurut…

Dompet Dhuafa Himpun Donasi Rp96 miliar Selama Ramadhan

      NERACA   Jakarta - Lembaga Amil Zakat Dompet Dhuafa berhasil menghimpun donasi sebesar Rp96 miliar yang dikumpulkan…