BP Jamsostek Gelar Pasar Sembako Murah

NERACA

Jakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Kantor Wilayah DKI Jakarta menggelar pasar sembako murah untuk para pekerja. Kegiatan tersebut dalam rangka HUT ke-37 bagi penyelenggara Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tersebut.

Menurut Kepala Kantor Wilayah DKI Jakarta BP Jamsostek, Hardi Yuliawan, pasar sembako murah ini dihelat di dua lokasi. Yakni Kawasan Industri Pulogadung dan Kawasan Berikat Nusantara. Dia juga mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu corporate, social and responsibility BP Jamsostek Kantor Wilayah DKI Jakarta.

Para pekerja, lanjut Hardi, bisa membeli sembako berdiskon 50% di mana terdiri dari 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 2 kilogram gula pasir. Total paket sembako yang disediakan sebanyak 5 ribu paket. "Paket sembako seharga Rp 110 ribu kini dijual Rp55 ribu saja," ungkapnya, saat membuka acara pasar murah di PT Rajawali Nusindo Cabang Jakarta I, Jalan Pulo Kambing Raya No 30 Kav. II Blok 1/11, Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta, Senin (8/12).

Hardi juga menjabarkan mengenai perjalanan, manfaat, serta inovasi di tubuh penyelenggara Jamsostek itu. Dari sisi nama semula PT Astek, menjadi PT Jamsostek dan kini bertransformasi menjadi BPJS Ketenagakerjaan. Dari semula merupakan BUMN di bawah pengawasan menteri menjadi badan hukum publik yang langsung di bawah pengawasan Presiden Republik Indonesia.

"Tujuan utamanya tak lain adalah untuk memberi perlindungan lebih baik lagi kepada pekerja peserta kami," paparnya. Dia menyebutkan banyak kemajuan yang dicapai BP Jamsostek. "Kami tetap membuka diri menerima masukan dan kritik agar layanan kami terus bisa dtingkatkan," terang dia.

Terkait hal tersebut, Hardi pun menyambut baik gagasan Ketua Aspindo Jakarta Timur, I.G.P. Sadita Yasa, di mana pengadaan sarana transportasi gratis untuk lingkup Kawasan Industri Pulogadung. "Kami akan ajukan ke (BP Jamsostek) Pusat untuk anggarannya. Mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi," tukasnya.

Sementara Sadita Yasa sendiri mengaku gagasan tersebut muncul setelah melihat fasilitas transportasi gratis khusus pekerja itu di kawasan industri Singapura. "Di Singapura busnya terus berkeliling mengangkut pekerja di kawasan industri," ucapnya. Jika hal serupa diterapkan di Kawasan Industri Pulogadung, Sadita yakin akan mengurangi kemacetan serta meringankan biaya transportasi para pekerja di kawasan industri.

Dalam gelaran pasar sembako murah ini, turut hadir Kepala Kantor BP Jamsostek Cabang Pulogadung, M.I. Sri Widiastuti, Kepala Kantor BP Jamsostek Cabang Rawamangun,Panji Wibisana, Kepala RNI Cabang Jakarta I, Sukadi serta Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Aspindo) Jakarta Timur, I.G.P. Sadita Yasa. [kam]

BERITA TERKAIT

Pasar Menunggu Aturan Papan Akselerasi

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan ada lima perusahaan dengan Net Tangible Assets (NTA) atau aset berwujud bersih kurang dari…

Debut Perdana di Pasar Modal - IPO Nusantara Properti Oversubscribed

NERACA Jakarta – Pada perdagangan Jum’at (18/1), saham perdana PT Nusantara Properti Internasional Tbk (NATO) akan resmi dicatatkan di Bursa…

KIBIF Siapkan 20 Ribu Ekor Sapi untuk Pasar Domestik

    NERACA   Jakarta - Setelah resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Estika Tata Tiara…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Pertahankan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar enam persen…

OJK Sebut DP 0% Gairahkan Sektor Produktif

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim kebijakan penghapusan uang muka kendaraan bermotor pada perusahaan…

SMF Kerjasama Operasional dengan Bank Penyalur KPR FLPP

    NERACA   Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama operasional dengan bank penyalur…