Sierad Produce Tunda Ekspor Ke Jepang

PT Sierad Produce Tbk (SIPD) tampaknya belum dapat segera mengikuti jejak perusahaan sejenis lainnya seperti PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA) dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), terkait proses ekspor makanan olahan untuk wilayah Jepang.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Wakil Direktur Utama Sierad Produce, Eko P Sandjojoal mengungkapkan bahwa hal tersebut terjadi karena perseroan belum berhasil mendapatkan izin sehubungan dengan tim pemeriksa dari Jepang masih meminta perbaikan secara teknis, terutama dalam pengelolaan produk.

Sebelumnya, Eko mengatakan, perseroan sudah mendapatkan sertifikasi bebas flu burung serta aspek yang lain seperti penerapan kegiatan pembibitan ayam yang baik atau good breeding practice hingga ke tingkat rumah potong.

Hingga saat ini, perseroan tengah melakukan penjajakan dengan perusahaan Jepang untuk memasarkan produknya. Beberapa perusahaan Jepang yang telah diajak bekerja sama antara lain adalah Mitsubshi Corp. Menurutnya, produk daging ayam yang potensial masuk ke pasar Jepang diantaranya adalah nugget. "Namun perlu adanya penyesuaian rasa terhadap produk, mengingat cita rasa antara masyarakat Indonesia dan Jepang sedikit berbeda," katanya. (bani)

BERITA TERKAIT

EKSPOR KERAJINAN BARONGAN

Perajin memproduksi Barongan berbahan baku kayu Waru di Kelurahan Bangsal, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (10/1). Kerajinan Barongan yang merupakan…

Targetkan Penjualan Rp 200 Miliar - Sentra Food Genjot Potensi Pasar Ekspor

NERACA Jakarta – Menjadi emiten pertama yang listing di pasar modal tahun 2019, perdagangan saham PT Sentra Food Indonesia Tbk…

Niaga Internasional - Pemerintah Ingin Realistis Capai Target Pertumbuhan Ekspor

NERACA Jakarta – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan, pihaknya menginginkan realistis dalam mencapai target pertumbuhan ekspor nonmigas dan meyakini bahwa…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Kuras Kocek Rp 460,38 Miliar - TBIG Realisasikan Buyback 96,21 Juta Saham

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah membeli kembali atau buyback saham dari…

KINO Akuisisi Kino Food Rp 74,88 Miliar

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan menjadi pemegang saham pengendali PT Kino Food Indonesia. Rencana itu tertuang dalam perjanjian Jual…