Sierad Produce Tunda Ekspor Ke Jepang

PT Sierad Produce Tbk (SIPD) tampaknya belum dapat segera mengikuti jejak perusahaan sejenis lainnya seperti PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA) dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), terkait proses ekspor makanan olahan untuk wilayah Jepang.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Wakil Direktur Utama Sierad Produce, Eko P Sandjojoal mengungkapkan bahwa hal tersebut terjadi karena perseroan belum berhasil mendapatkan izin sehubungan dengan tim pemeriksa dari Jepang masih meminta perbaikan secara teknis, terutama dalam pengelolaan produk.

Sebelumnya, Eko mengatakan, perseroan sudah mendapatkan sertifikasi bebas flu burung serta aspek yang lain seperti penerapan kegiatan pembibitan ayam yang baik atau good breeding practice hingga ke tingkat rumah potong.

Hingga saat ini, perseroan tengah melakukan penjajakan dengan perusahaan Jepang untuk memasarkan produknya. Beberapa perusahaan Jepang yang telah diajak bekerja sama antara lain adalah Mitsubshi Corp. Menurutnya, produk daging ayam yang potensial masuk ke pasar Jepang diantaranya adalah nugget. "Namun perlu adanya penyesuaian rasa terhadap produk, mengingat cita rasa antara masyarakat Indonesia dan Jepang sedikit berbeda," katanya. (bani)

BERITA TERKAIT

Mengapa Ekspor dan Kenapa Risaukan Impor?

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Ekonomi dan Industri   Ekspor dan impor sama pentingnya dalam perekonomian sebuah bangsa. Kita dididik take…

Komoditas Rempah Sasar Peluang Pasar Ekspor Baru

NERACA Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menyebutkan komoditas rempah menjadi peluang Indonesia untuk menyasar pasar ekspor baru yang bukan…

Disarankan Tambah Insentif untuk Dorong Ekspor Perhiasan

NERACA Jakarta – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menyatakan saat ini masih diperlukan beragam insentif…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…