Penjualan Bukit Sentul Capai Rp 1,45 Triliun

Sampai dengan akhir November 2014, perusahaan properti PT Bukit Sentul Tbk (BKSL) membukukan penjualan pemasaran (marketing sales) sebesar Rp1,45 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (4/12).

Disebutkan, marketing sales tersebut diperoleh dari penjualan sebanyak 1.328 unit. Perolehan tersebut merupakan pencapaian 72% dari total target marketing sales perseroan hingga akhir tahun 2014, yang diprediksi sebesar Rp2 triliun.

Pencapaian marketing sales tersebut diraih dari penjualan produk baru sebesar 53% dan 47% dari existing product. Produk yang diluncurkan, antara lain Sentul Garden Apartement, Shopping Arcade, River Side, Mountain Village, Ruko CBD Niaga, Ruko Paragon, Natura Edelweiss, dan Natura Niaga II.

Untuk memaksimalkan pencapatan target hingga akhir tahun, perseroan akan fokus meningkatkan penjualan existing product. Untuk diketahui, perusahaan properti ini hingga akhir 2013 lalu meraih marketing sales Rp1,78 triliun dari 2.263 unit yang terjual.

Asal tahu saja, tahun ini perseroan menargetkan marketing sales sama dengan tahun lalu yakni sebesar Rp 2 triliun. Bisnis properti yang melambat membuat BKSL tak agresif menggenjot target penjualan. Analis Ciptadana Sekuritas, Triwira Juniarta Tjandra bilang, harga properti sepanjang lima tahun terakhir telah naik signifikan. "Tahun ini berbeda," katanya. (bani)

BERITA TERKAIT

Pasar Kedirgantaraan Global Capai US$8,7 Triliun

NERACA Jakarta – Produsen pesawat terbang dari Amerika Serikat, Boeing memproyeksikan pasar kedirgantaraan dan pertahanan global dapat mencapai sebesar 8,7…

Pemilik Bank Bali Minta OJK Investigasi Penjualan Bank Permata

    NERACA   Jakarta - Pemilik Bank Bali, Rudy Ramli meminta agar proses penjualan saham Bank Permata oleh Standart…

Dana Riset Diusulkan Rp150 Triliun Pertahun

      NERACA   Jakarta - Ketua Lembaga Bantuan Teknologi (LBT) Prasetyo Sunaryo mengusulkan dana riset dan pengembangan Rp150…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Danai Akuisisi Lahan - DMS Propertindo Bidik Dana IPO Rp 186,6 Miliar

NERACA Jakarta – Kondisi pasar properti yang diprediksi masih lesu tahun ini, tidak menyurutkan niatan PT DMS Propertindo Tbk (DMS)…

Pefindo Sematkan Peringkat AA Jasa Marga

Melesatnya pertumbuhan EBITDA (Earning Before Interest, Taxes, Depreciation and Amortization) PT Jasa Marga(Persero) Tbk (JSMR) atau pendapatan sebelum bunga, pajak,…

Berlina Alokasikan Capex Rp 120 Miliar

Bangun proyek tiga besar untuk menambah kapasitas produksi, PT Berlina Tbk (BRNA) mengalokasikan belanja modal sekitar Rp 120 miliar. Tahun…