Indofood Rampungkan Divestasi Nissinmas - Kantungi Dana Segar US$ 5,4 Juta

NERACA

Jakarta – PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) telah menuntaskan pelepasan kepemilikan (divestasi) 11,7 juta saham atau setara 49% atas total modal ditempatkan dan disetor PT Nissinmas pada 1 Desember 2014. Perseroan menjual seluruh kepemilikan sahamnya kepada Nissin Foods Holdings Co, Ltd.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (3/12), Sekretaris Perusahaan Indofood Sukses Makmur Werianty Setiawan mengungkapkan, melalui divestasi tersebut membuat Nissinmas saat ini bukan anak usaha perseroan. Melalui divestasi tersebut perseroan meraih dana sebesar US$ 5,4 juta,”Transaksi ini bukan merupakan transaksi material dan tidak termasuk transaksi afiliasi dan benturan kepentingan,"ujarnya.

Pada kuartal III tahun ini, Indofood Sukses Makmur berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 3 triliun atau melonjak 57,6% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1,9 triliun. Sementara itu, penjualan bersih tumbuh sebesar 22,1% menjadi Rp 50,39 triliun, dibandingkan kuartal III – 2013 senilai Rp 41,28 triliun.

Disebutkan, pertumbuhan ditopang oleh kinerja kelompok usaha strategis, terutama penjualan kelompok budidaya dan pengolahan sayuran. Tercatat dari grop Bogasari memberikan kontribusi pendapatan sebesar 7,5%, agribisnis 10,6%, dan distribusi 9,5%. Grup budi daya dan pengolahan sayuran membukukan total penjualan sebesar Rp 3,52 triliun pada sembilan bulan pertama di tahun 2014.

Sementara Direktur Utama Indofood Anthoni Salim mengatakan, pihaknya cukup puas dengan pencapaian kinerja perusahaan selama sembilan bulan pertama tahun ini,”Di tengah kondisi ekonomi makro dalam negeri yang penuh tantangan, kami terus mencatatkan pertumbuhan kinerja. Indofood akan terus memanfaatkan kekuatan model bisnis guna menangkap peluang pertumbuhan jangka panjang," kata Anthoni.

Sebelumnya, perseroan telah menjual seluruh kepemilikan sahamnya di PT Nissinmas senilai US$5,4 juta guna meningkatkan likuiditas dan pendaan ekspansi bisnis. Penjualan terjadi kepada Nissin Foods Holding Co pada 20 Agustus 2014. Perseroan telah menandatangani conditional sale and prurchase dengan Nissin Foods Holding Co. Transaksi tersebut sudah mendapat persetujuan dari BPKM dan pemegang saham PT Nissinmas.

Perseroan yang merupakan produsen makanan olahan ini berjanji bahwa hingga akhir tahun 2014 perseroan tidak akan lagi menaikkan harga jual produk-produk miliknya. Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Franky Welirang pernah bilang, pihaknya tidak berencana untuk menaikkan harga di semester berikutnya. Menurutnya, hal ini disebabkan perseroan yakin bahwa situasi dan kondisi ekonomi di tanah air masih akan dalam kondisi yang kondusif,”Kondisi ekonomi kami lihat masih bagus ditambah lagi kinerja usaha kami sampai saat ini masih terlihat stabil,”paparnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Link Net Siapkan Dana Rp 451 Miliar - Buyback 75,14 Juta Saham

NERACA Jakarta – Menjaga stabilitas harga saham di pasar, PT Link Net Tbk (LINK) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham…

SMGR Akuisisi 80,6% Saham Holcim Indonesia - Kuras Kocek US$ 917 Juta

NERACA Jakarta – Ekspansi bisnis semen milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) semakin gemuk setelah berhasil sukses mengakuisisi saham…

BFI Finance Siapkan Dana Rp 335 Miliar - Utang Sebelum Jatuh Tempo

NERACA Jakarta – Perusahaan pembiyaan, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mengungkapkan kesiapan perseroan memenuhi kewajiban pembayaran utang yang akan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp 3,93 Triliun

Di kuartal tiga 2018, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih Rp3,93 triliun, naik 49,67% year on year (yoy)…

BEI Suspensi Saham Trancoal Pacific

Mengalami kenaikan harga saham di luar kewajaran, perdagangan saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) dihentikan sementara atau disuspensi oleh PT…

Hotel Mandarine Bakal Gelar Rights Issue

Perkuat modal dalam rangka mendanai ekspansi bisnisnya, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) berniat menerbitkan saham dengan hak memesan efek…