Radana Finance Raih Pinjaman Rp 80 Miliar

Kamis, 04/12/2014

NERACA

Jakarta - Danai ekspansi bisnis kedepan, perusahaan pembiayaan PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) lebih memilih memanfaatkan pinjaman bank. Belum lama ini, perseroan meraih fasilitas pinjaman dari PT Bank Permata Tbk (BNLI) senilai Rp80 miliar.

Dalam siaran siaran persnya di Jakarta, Rabu (3/12), Corporate Secretary Radana Bhaskara Finance Novita Frestiani mengatakan, perseroan dan Bank Permata telah menandatangani Perjanjian Kredit dan Fasilitas Perbankan serta akta Jaminan Fidusia, di mana total penerimaan fasilitas kredit dari bank sebesar Rp80 miliar.

Disebutkan, penandatanganan Perjanjian Kredit dan Fasilitas Perbankan serta akta Jaminan Fidusia tersebut telah dilakukan pada 2 Desember 2014. Adapun jangka waktu maksimal selama 36 bulan sejak tanggal penarikan. Fasilitas kredit ini dijamin dengan tagihan atau piutang pembiayaan sebesar 100% dari total jumlah pokok fasilitas kredit yang masih terutang (outstanding).

Perjanjian kredit dan akta jaminan fidusia tersebut dibuat di hadapan notaris di Jakarta, masing-masing berturut-turut berdasarkan akta nomor 09,10,11 dan 12. Sebelumnya, perseroan menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium terms notes Radana Finance Tahun 2014 Seri B (MTN Seri B) senilai US$ 8,5 juta.

Dijelaskan bahwa surat utang tersebut memiliki jangka waktu selama 18 bulan sejak tanggal penerbitan. Penerbitan ini merupakan rangkaian dari penerbitan MTN Radana Finance Tahun 2014, dengan total nilai pokok MTN mencapai US$ 9,9 juta, yang diterbitkan secara berseri. Adapun arranger dan agen pembayaran dari MTN tersebut adalah PT Mandiri Sekuritas. Sedangkan agen pemantau dan agen penjamin adalah PT Bank Mandiri Tbk. Perseroan, yang dulunya bernama PT HD Finance ini akan menggunakan dana hasil penerbitan MTN tersebut untuk modal kerja.(bani)