Suparni Jadi Dirut Plt Semen Indonesia

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) menunjuk Direktur Produksi dan Litbang Perseroan Suparni untuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) perusahaan holding semen plat merah tersebut.Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (3/12).

Sekretaris Perusahaan Semen Gresik Agung Wiharto mengatakan, pengangkatan tersebut dilakukan sehubungan dengan pengunduran diri Dwi Soetjipto sebagai orang nomor satu di SMGR. Adapun pengangkatan Suparni untuk menggantikan Dwi Soetjipto berdasarkan keputusan Dewan Komisaris perseroan.

Disebutkan, Surat Keputusan Dewan Komisaris perseroan tanggal 1 Desember 2014, menunjuk dan menetapkan Direktur Produksi dan Litbang SMGR Suparni untuk menjalankan pekerjaan rangkap sebagai Direktur Utama SMGR dengan kekuasaan dan kewenangan yang sama atau disebut Plt Dirut.

Dia menjelaskan, Direktur Produksi dan Litbang Suparni akan merangkap jabatan sebagai Dirut SMGR, terhitung sejak 1 Desember 2014 hingga Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan berikutnya. Sekadar informasi, Dwi Soetjipto resmi diangkat menjadi bos PT Pertamina Persero oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno pada Jumat (28/11).

Dwi telah menjabat sebagai Dirut SMGR sejak 2005 dan diangkat kembali pada periode berikutnya, di mana Semen Gresik kemudian bertransformasi menjadi PT Semen Indonesia pada 2013. Adapun masa jabatan Dwi di SMGR baru berakhir pada tahun depan.

Sementara Suparni telah bergabung dengan SMGR pada 1986. Dia menjabat sebagai Direktur Produksi SMGR sejak 2012 dan akan berakhir pada 2017. Sebelumnya lulusan Insinyur Listrik Institut Teknologi Surabaya (ITS) tersebut menjadi Kepala Kompartemen Produksi Pabrik Tuban pada 2007, Kepala Departemen Pengembangan Perusahaan sejak 2006-2007), dan Kepala Produksi II Pabrik Tuban pada 2002-2006. (bani)

BERITA TERKAIT

Niaga Komoditas - Indonesia Berpotensi Membawa Kebijakan Sawit Uni Eropa ke WTO

NERACA Jakarta – Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa pihaknya berpotensi untuk membawa kebijakan diskriminatif terhadap minyak kelapa sawit yang dikeluarkan oleh…

Data Eksplorasi Migas Indonesia Masih Lemah

  NERACA   Jakarta - Anggota legislatif Komisi VII DPR Tjatur Sapto Edy menilai bahwa sistem data eksplorasi minyak dan…

KAMPANYE HITAM KELAPA SAWIT - Indonesia Siapkan 5 Sikap Tegas Hadapi UE

Jakarta-Pemerintah Indonesia akan menempuh segala cara untuk menentang rencana kebijakan Uni Eropa tersebut, bahkan akan membawanya ke forum WTO, jika…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…