Total Dana Reksa Dana Rp 218,4 Triliun

Sampai dengan 11 bulan tahun ini, total dana kelola reksa dana mencapai Rp218,44 triliun. Jumlah itu naik sekitar Rp6,17 triliun dibanding posisi akhir Oktober sebesar Rp212,27 triliun. Informasi tersebut disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, naiknya dana kelolaan reksa dana hingga akhir November 2014 didukung naiknya jumlah unit penyertaan. Pada bulan lalu, jumlah unit penyertaan reksa dana naik sekitar 2,92 miliar menjadi 136,62 miliar dibanding posisi bulan sebelumnya sebanyak 133,70 miliar.

Sementara dana kelolaan reksa dana hingga akhir bulan lalu, mayoritas masih dikontribusi dari reksa dana saham. Dana kelolaan reksa dana berbasis saham tercatat mencapai Rp95,57 triliun atau 43,27% dari total dana kelolaan reksa dana. Sedangkan, reksa dana terproteksi mengontribusi 18,91% atau senilai Rp41,76 triliun.

Posisi ketiga adalah reksa dana pendapatan tetap senilai Rp32,46 triliun atau sekitar 14,70%. Reksa dana campuran membukukan dana kelolaan sebesar Rp18,76 triliun atau 8,49% terhadap keseluruhan dana kelolaan. Reksa dana pasar uang mencatat dana kelolaan senilai Rp18,92 triliun atau 8,57%, dan reksa dana indeks Rp534,36 miliar atau 0,24%.

Sementara reksa dana syariah berbasis campuran mencatat dana kelolaan sebesar Rp1,67 triliun atau 0,78%6, reksa dana syariah berbasis terproteksi sebesar Rp1,11 atau 0,50%, reksa dana syariah berbasis saham Rp6,24 triliun atau 2,82%.

Sedangkan, reksa dana syariah berbasis indeks sebesar Rp149,35 miliar atau 0,07%, reksa dana syariah berbasis pendapatan tetap Rp394,71 miliar atau 0,18%, dan reksa dana syariah pasar uang sekitar 0,16% atau Rp361,48 miliar. Sementara dana kelolaan ETF pendapatan tetap Rp1,86 triliun atau 0,84%, ETF Saham Rp460,68 miliar atau 0,21% dan ETF Indeks senilai Rp618,41 miliar atau 0,28% dari total dana kelolaan reksa dana. (bani)

BERITA TERKAIT

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

DMAS Targetkan Penjualan Rp 1,25 Triliun

Emiten pengembang kawasan industri, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mematok target marketing sales tahun ini sebesar Rp 1,25 triliun. Direktur…

Tower Bersama Bangun 1000 Menara di Luar Jawa - Siapkan Capex Rp 1 Triliun

NERACA Jakarta –Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi, PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) tahun ini menargetkan dapat membangun sekitar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Presdir Hero Supermarket Mengundurkan Diri

Presiden Direktur Stephane Deutsch PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengundurkan diri. Pengumuman pengunduran diri tersebut disampaikan HERO dalam siaran persnya…

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

Jakarta Garden City Raih PMSEA 2018

NERACA Jakarta -- Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC) seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses,…