Tips Hindari Pencurian Data Smartphone Android - Antisipasi Serangan Virus Dan Malware

Virus memang menjadi suatu hal yang sangat menakutkan, tidak hanya menginfeksi namun virus juga menyebarkan dan menularkan. Karena itulah virus menjadi suatu yang sangat menakutkan, tidak hanya virus pada manusia saja, namun virus pada perangkat elektronik kita. Meski di jepang pernah sekali ditemukan virus komputer yang baik yang dapat mengawasi serangan cyber, namun pada umumnya virus menjadi sesuatu yang sangat merusak.

Media penularannya pun sangat bermacam-macam, mulai dari jaringan atau sambungan internet yang tidak baik hingga perangkat penyimpanan data yang telah terinfeksi virus seperti harddisk ekternal ataupun flashdisk. Selain perangkat yang diserang pun berbeda-beda, ada yang merusak sistem komputerisasi, ada juga yang menyembunyikan data, mencuri data hingga menghapus data yang terdapat di perangkat tersebut. Karena itu menggunakan perangkat elektronik memang haruslah sangat hati-hati, tidak kecuali perangkat smartphone android yang cukup mudah terserang virus. Berikut ini beberapa tips yang mungkin bisa menghindarkan smartphone android kita dari virus.

Gunakan aplikasi dari tempat terpercaya

Para pengguna android umumnya memang sering mengunduh aplikasi tidak dari tempat yang berbahaya. Diketahui banyak app store Android selain Google Play Store, yang terkadang kita suka mengunduh aplikasi tersebut di situ sebagai alternatif. Yang perlu diingat itu lah alternatif yang mungkin malah menjadi celah rawan masuknya virus atau malware ke smartphone Android Anda. Untuk itu, cobalah untun sebisa mungkin mengunduh aplikasi yang terdapat di toko aplikasi terpercaya saja seperti Google Play,Samsung Apps, atau Amazon.

Hindari aplikasi bajakan

App Storesebagai tempat mengunduh aplikasi secara resmi dan terpercaya pun terkadang bisa dimasuki oleh aplikasi yang sangat berbahaya. Jadi sebaiknya perhatikan aplikasi yang akan diinstal. Lebih baik review atau lihat testimoni dari pengguna sebelumnya. Aplikasi berbayar pun terkadang bisa menjadi pilihan yang tepat dan sangat aman, umumnya jauh dari virus dan malware yang berbahaya bagi smartphone kita.

Atur keamanan perangkat

Android memang menjadi pusat penyerangan bagi virus dan malware, karena itu google pun mencoba menyiasati hal ini dengan menambahkan fitur keamanan yang ada di setiap perangkat Android. Kita bisa mengaturnya dengan membuka menu Setting > Security dan kemudian centang Verify Apps. Dengan hal ini, kita akan diingatkan oleh Android tiap kali ingin memasang sebuah aplikasi dalam perangkat, terutama saat ingin mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak jelas.

Hindari auto Connect Wi-Fi

Berbagai pintu masuknya virus atau malware memanglah harus kita jaga dengan sangat baik. Biasanya perangkat Android yang sering dikoneksikan dengan WiFi justru lebih rawan disusupi peretas (hacker). Sebaiknya hindari penggunaan jaringan WiFi unencrypted atau WiFi Terbuka. Untuk mengubah setingan auto connect WiFi masuklah ke dalam menu > Wireless & Network, lalu pilih > WiFi Setting, nonaktifkan fungsi Auto Connect untuk Wi-Fi. Apalagi jika kita memakai Internet banking, ini sangat membahayakan internet banking kita.

Gunakan antivirus

Ini merupakan cara terbaik yang bisa ditempuh untuk mencegah Android kita terkena virus yakni dengan menginstal aplikasi Anti Virus yang tepat. Banyak aplikasi antivirus bagus yang tersedia untuk Android. Namun hati-hati, beberapa antivirus yang menyebarkan malware pun tersedia, karena itu kita harus sangat jeli dalam memilih antivirus yang tepat dan aman untuk smartphone kita.

BERITA TERKAIT

Kebijakan Publik - Perlu Perbaikan Data Pangan untuk Kurangi Kesemrawutan Impor

NERACA Jakarta – Pemerintah perlu melakukan perbaikan data pangan untuk mengurangi kesemrawutan impor. Perbaikan data pangan juga perlu dilakukan sebagai…

DPR Didesak Tunda Pembahasan Ratifikasi dan Perundingan FTA

NERACA Jakarta –  Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi mendesak DPR RI untuk menunda atau menghentikan sementara segala pembahasan proses…

IHSG dan Nilai Kapitalisasi Tumbuh 1,22%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan kemarin tumbuh sebesar 1,22% ke…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

Jelang Pilpres, 771 Konten Hoax Warnai Dunia Maya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)mengidentifikasi 771 hoax pada periode Agustus 2018 hingga Februari 2019 di jagat maya, paling banyak berkaitan…

Kebijakan Registrasi SIM Dinilai Rugikan Penjual Kartu Perdana

Dampak diterapkannya kebijakan registrasi kartu SIM prabayar oleh pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tahun lalu ternyata dinilai merugikan…

Pertengahan 2019, Kominfo Pastikan Semua Daerah Terakses Internet

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengatakan, pertengahan tahun 2019 tidak ada daerah di Indonesia yang tidak terakses dengan internet.…