Menikmati Keindahan Alam Banyuwangi dengan Musik Jazz

Keindahan alam banyuwangi semakin terasa lengkap dengan alunan musik jazz pada Beach Jazz Festival 2014 yang diselenggarakan di Pantai Boom pada 6 Desember 2014. Festival yang tengah memasuki tahun kedua ini diadakan untuk merayakan budaya pantai melalui taglineyang mengagumkan:Gulung Ombak, Jazz Bersemarak.

Ada kesamaan antara budaya pantai dengan musik jazz, yaitu bahwa budaya pantai identik dengan orang-orang yang bersifat terbuka, jujur, dan interaktif. Begitu pun dengan musik jazz yang terkenal dengan keterbukannya dan fleksibilitas musiknya. Tidak hanya mampu berbaur dengangenre-nya sendiri namun bisa menyatu dengangenrelainnya.

Festival menampilkan beberapa musisi jazz yang paling terkenal di Indonesia, diantaranya Kua Etnika, sebuah grup yang menggali musik etnik dengan pendekatan modern. Kua Etnika telah merilis tiga album dan berkolaborasi dengan banyak musisi internasional termasuk Pata Maters dari Jerman. Penampilan yang sudah lama dinantikan dari vokalis jazz kawakan Indonesia yaitu Trie Utami.

Tidak ketinggalan alunan harmoni gitar dari Tohpati and Friends, juga grup pop romantis Kahitna. Sementara itu komposer terkenal Djaduk Ferianto memimpin kolaborasi dari musisi jazz ternama dan musisi lokal Banyuwangi berbakat untuk menampilkan perpaduan musik modern dan tradisional. Acara ini pun ditutup penampilan bintang utama dari Trio Lestari yang menggabungkan tiga vokalis terbaik di Indonesia: Glenn Fredly, Tompi, dan Shandy Sondoro juga.

Pantai Boom dipilih sebagai tempat diselenggarakannya festival karena lokasinya yang strategis, cukup berkendara lima menit dari pusat kota dan hanya 30 menit dari Pulau Bali. Untuk tahun-tahun selanjutnya, festival ini diharapkan dapat diadakan di pantai lain di Kabupaten Banyuwangi. Banyuwangi sendiri merupakan destinasi yang populer di Pulau Jawa. Tidak hanya kealamian dan keindahan alamnya, Banyuwangi juga memiliki budaya yang menarik dengan penduduk yang ramah.

Tujuan wisata yang wajib dikunjungi di Banyuwangi adalahTaman Nasional Alas Purwo,Baluran,Pulau Merah, danG-land yang memiliki gelombang selancar memukau. Selain itu, arahkan kaki ke Pantai Sukamade dimana penyu-penyu datang untuk bertelur dan menetaskan telur mereka. Pecinta petualangan dapat melanjutkan langkah keKawah Ijen yang mengagumkan.

BERITA TERKAIT

Asuransi Generali Jalin Kerjasama dengan Binar Academy - Pengembangan Tenaga Kerja Digital

    NERACA   Yogyakarta - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali) mengumumkan kolaborasinya dengan Binar Academy (Binar) dalam hal…

Lima Menit di Alam Terbuka Dapat Hilangkan Stres

Ketika akhir pekan datang, kebanyakan orang khususnya kaum pekerja ingin menghabiskan satu hari itu untuk bersantai, sebelum kembali ke rutinitas…

Bank Dunia: Kondisi RI Jauh Beda dengan Turki - JOKOWI GAET KESEPAKATAN BISNIS KORSEL US$6,2 MILIAR

Jakarta-Bank Dunia menilai kondisi Indonesia jauh berbeda dengan Turki dalam mengantisipasi guncangan ekonomi global. Turki merupakan negara terparah yang diindikasikan…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Kemenpar Perluas Pasar Wisata Lewat Pameran di Luar Negeri

Kementerian Pariwisata serius menggarap potensi MICE (Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition), salah satunya dengan mengikuti pameran Incentive Travel & Convention,…

Pariwisata NTB Dipastikan Segera Pulih

Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan segera pulih karena proses pemulihannya berjalan sesuai rencana yang dikawal langsung oleh dua Menteri…

Desa Wisata di Tobasa Siap Sambut Pengunjung

Jalan-jalan ke Danau Toba, tidak lengkap rasanya jika belum mengunjungi desa adat, salah satunya Desa Wisata Meat, Kecamatan Tampahan di…