Timah Lepas Saham DPN US$ 30 Juta

PT Timah (Persero) Tbk (TINS) bersama anak usahanya PT Timah Investasi Mineral menjual saham PT Tanjung Alam Jaya kepada PT Duta Perwira Nusantara (DPN) sebesar US$ 30 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (2/12).

Kata Direktur Utama PT Timah (Persero) Tbk, Sukrisno, pihaknya sudah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengaan DPN atas penjualan 50% saham atau setara 9.735 lembar saham Tanjung Alam Jaya. Menurut Sukrisno, Timah Investasi Mineral memiliki 99,90% saham DPN juga sudah menjual saham Tanjung Alam Jaya sebanyak 40% saham Tanjung Alam Jaya atau setara 7.500 lembar.

Dia menjelaskan, dengan adanya penjualan dari kedua belah pihak, maka perseroan suda menandatangani perjanjian jual beli 90% saham Tanjung Alam. Sekadar informasi, perusahaan Tanjung Alam Jaya memiliki fokus di tambang batu bara, dengan mempunyai basis usaha di Kalimantan Selatan.

Perseroan mencatatkan laba bersih sepanjang Januari hingga September 2014 sebesar Rp 341,45 miliar, melonjak 141,34% year on year. Dari sisi pendapatan, TINS memang membukukan Rp 4,36 triliun, atau tumbuh 20,78%. Pertumbuhan pendapatan ini diperoleh di saat TINS menerapkan strategi penjualan secara selektif. Ini terlihat dari volume penjualan logam timah TINS yang hanya naik 2,87% yoy menjadi 15.664 ton di sembilan bulan pertama tahun ini.(bani)

BERITA TERKAIT

PLIN Lepas 512,20 Juta Saham Tresuri

PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) akan menjual saham tresuri yang telah digenggam sejak 2016-2017. PLIN akan mengalihkan saham tresuri…

Danai Akuisisi 51% Saham ADK - Dewata Cari Modal Lewat Rights Issue

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas, PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu…

Dinas Kependudukan : 4,3 Juta Datang Ke Jakarta

    NERACA   Jakarta - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta mencatat kedatangan hingga 4,3 juta orang di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BPII Terima Dividen Tunai Rp 12,99 Miliar

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) pada tanggal 12 Juni 2019 memperoleh dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp12,99 miliar…

Kerugian Steady Safe Susut Hingga 54%

Meskipun masih mencatatkan rugi di kuartal pertama 2019, PT Steady Safe Tbk (SAFE) mengklaim rugi bersih yang dibukukan senilai Rp1,809…

Volume Penjualan SMCB Masih Terkoreksi

Lesunya pasar semen dalam negeri dirasakan betul oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Perusahaan yang dulunya PT Holcim Indonesia…