Pefindo Beri Peringkat AA- Matahari

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mendapat peringkat idAA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), dengan prospek peringkat stabil. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (1/12).

Analis Pefindo Rian Abdi Gunawan mengatakan, peringkat yang diberikan tersebut mencerminkan posisi perusahaan yang kuat pada industri retail makanan modern, dan lokasi toko yang tersebar luas,”Selain itu, juga didukung tingkat proteksi arus kas dan struktur permodalan yang kuat,”ujarnya.

Kendati demikian, peringkat perusahaan retail makanan yang fokus pada pelayanan konsumen kelas menengah tersebut dibatasi marjin bisnis retail makanan yang tipis dan kompetisi yang ketat di industri. Pada akhir September tahun ini, MPPA mengoperasikan 101 gerai Hypermart, 48 Foodmart, 97 Boston Health & Beauty secara nasional.

Adapun pemegang saham mayoritas perusahaan adalah PT Multipolar Tbk dengan kepemilikan sebesar 50,23%, Prime Star Investment Pte Ltd sekitar 26,08%, PT Star Pacific Tbk senilai 4,71%, dan lainnya termasuk publik sebanyak 18,98%.Asal tahu saja, perseroan optimis target pertumbuhan penjualan tahun ini sebesar 15%-20% atau sekitar Rp 13,7 triliun hingga Rp 14,29 triliun bakal tercapai, meskipun kinerja keuangan sepanjang semester pertama tidak sesuai harapan.

Direktur PT Matahari Putra Prima Tbk, Danny Konjongian pernah bilang, sampai akhir tahun penjualan akan meningkat 15-20%, “Jadi, target penjualan belum ada perubahan. Masih ada berapa bulan lagi, kami optimis masih bisa tercapai," katanya.

Meski perseroan merevisi target pembukaan gerai yang awalnya 20 hanya menjadi 10 gerai, tetapi perseroan tidak akan merevisi target pertumbuhan penjualannya. (bani)

BERITA TERKAIT

Pefindo Beri Peringkat AAA Obligasi PLN

Dinilai memiliki struktur permodalan yang cukup kuat, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali menegaskan peringkat dua surat utang milik PT…

Sharp Beri Progam Rumah Senyum dan Trauma Healing - Bantu Warga Lombok Bangkit

Duka mendalam yang menerpa masyarakat Lombok akibat gempa beruntun pada Agustus 2018 lalu, turut menyita perhatian PT SHARP Electronics Indonesia.…

Astra Graphia Beri Pinjaman Rp 125 Miliar - Kembangkan Anak Usaha

NERACA Jakarta – Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) memberikan fasilitas pinjaman uncommited kepada dua anak…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rights Issue Perkuat Struktur Modal FREN

Danai pelunasan utang dan juga belanja modal, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) berencana untuk meningkatkan modal dasar melalui mekanisme penerbitan…

RIMO Catatkan Laba Bersih Rp 83,81 Miliar

NERACA Jakarta - Di semester pertama 2018, PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp83,81 miliar  atau naik 175,14%…

FIF Terbitkan Obligasi Rp 1,3 Triliun

Perkuat modal, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) yang bergerak di bidang pembiayaan, yakni PT Federal International Finance (FIF)…