PNM-Jasindo Tingkatkan Pemberdayaan UMKM - Denpasar, Bali

NERACA

Denpasar - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) mempererat sinergi dengan perusahaan asuransi BUMN, PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero), melalui kerja sama pembiayaan pelaku UMKM binaan PNM di Denpasar, Bali.

Direktur Utama PT. Asuransi Jasindo (Persero), Budi Tjahjono mengatakan penyaluran dana Program Kemitraan kepada petani kopi dan tenun endek kali ini, merupakan salah satu bentuk komitmen dari PT. Asuransi Jasindo dalam melaksanakan Corporate Social Responsibility dan PKBL dalam melakukan pembinaan serta pendampingan secara terpadu, terarah dan berkelanjutan kepada kelompok binaan PNM cabang Denpasar.

“Sebagai wujud atas dukungan perusahaan terhadap Program Pemerintah dalam mendorong kegiatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat umumnya serta terciptanya pemerataan pembangunan melalui perluasan lapangan kerja dan memperdayakan masyarakat, maka PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui implementasi Program Tanggungjawab Sosial Perusahaan ( Corporate Social Responsibility ) ikut berperan aktif untuk mendorong serta menciptakan kesempatan kerja yang merupakan komitmen perusahaan dalam berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dalam wujud peningkatan kualitas hidup masyarakat luas,” kata Budi, Senin (1/12).

Sementara itu, PNM selaku capacity builder atau program manager yang ditunjuk oleh Jasindo menyambut antusias atas pelaksanaan program kemitraan yang diselenggarakan oleh PERUM PERUMNAS tersebut karena sesuai dengan visi dan misi dari PNM dalam memberdayakan dan mengembangkan UMKM.

Executive Vice President I PT Permodalan Nasional Madani (Persero), Arief Mulyadi mengatakan PNM selaku Program Manager untuk melakukan Peningkatan Kapasitas (Capacity Building) terhadap mitra binaan yang mendapatkan dana program kemitraan dari PT. Asuransi Jasindo untuk program budidaya kopi di Pupuan – Bali dan Tenun Endek di Sidemen – Bali.”Sinergi ini juga merupakan reaktualisasi arahan Presiden RI Joko Widodo soal pengembangan financial inclusion bagi seluruh masyrakat Indonesia, termasuk usaha mikro kecil. PNM dan Jasindo melakukan sosialisasi inklusi keuangan ini melalui sinergi sektor pembiayaan mikro dan asuransi mikro,” jelas dia.

Selain bersinergi dengan perusahaan BUMN lainnya, lanjut dia, PNM memberdayakan UMKM tidak dengan memberikan dana secara cuma-cuma, melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang menjadi keunikan PNM dengan lembaga keuangan lainnya.“Kerja sama ini diharapkan bisa terus berlanjut dan berlangsung lama karena bisnis mikro terus tumbuh bagus dan sangat potensial. Selama ada ekonomi kerakyatan yakni pengembangan UMKM, kerja sama ini akan terus berlangsung,” ungkap Arief.

Kegiatan pelatihan untuk kedua program akan dilaksanakan di lokasi masing-masing program. Untuk Tenun Endek dilakukan di Sidemen tanggal 2 s/d 3 Desember 2014 dan program kopi di Pupuan tanggal 4 s/d 5 Desember 2014.

PT Permodalan Nasional Madani (Persero), sebuah Lembaga Keuangan Khusus yang sahamnya 100% milik Pemerintah. Tugas utama PNM adalah memberikan solusi pembiayaan pada Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK) dengan kemampuan yang ada berdasarkan kelayakan usaha serta prinsip ekonomi pasar.

Dengan dukungan Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia, PNM dikelola dengan prinsip-prinsip profesionalisme, transparansi, dan good corporate governance siap melangkah memasuki era Indonesia Baru, menuju masyarakat Madani yang dicita-citakan.

Sementara, Jasindo sebagai salah satu BUMN yang memiliki kinerja usaha gemilang di Indonesia, seluruh saham PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) dimiliki oleh Negara Republik Indonesia. Apalagi, perjalanan waktu telah membuktikan bahwa PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau yang dikenal dengan Asuransi Jasindo, memang memiliki pengalaman yang mumpuni, panjang dan matang di bidang Asuransi Umum bahkan sejak era kolonial. Pengalaman ini memberikan nilai kepeloporan tersendiri bagi keberadaan dan pertumbuhan kinerja Asuransi Jasindo hingga saat ini, sehingga berhasil dalam meraih kepercayaan publik baik yang ada di dalam maupun di luar negeri. [mohar]

Related posts