Wom Finance Targetkan NPL Turun 20 Bps - Kuartal IV 2014

NERACA

Jakarta - Direktur Manajemen Risiko PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk, Purwadi Indra Martono, menargetkan rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) gross turun di level 2,8% pada kuartal IV 2014, turun 20 basis poin (bps) atau 0,2% dari kuartal III 2014 yang mencapai 3,03%.

Menurut dia, faktor yang sangat mempengaruhi kenaikan NPL adalah harga kenaikan BBM bersubsidi. Namun hal itu bisa diimbangi. “Ini seperti dua sisi mata uang,” ungkapnya di Jakarta, Jumat (28/11), pekan lalu.

Satu sisi, imbuh Indra, dampak dari kenaikan BBM bersubsidi bakal terasa pada kuartal I 2015 mendatang. Alhasil, semua barang kebutuhan otomatis ikut terkerek, tak terkecuali Wom Finance yang bersiap menaikan suku bunga pembiayaan kendaraan bermotor.

Pada sisi lain, dirinya melihat dengan kenaikan UMP Jakarta tahun depan menjadi Rp2,7 juta dinilai mampu menggenjot pendapatan masyarakat. “Analoginya begini. Pengeluaran naik tetapi income (pendapatan) bisa dijaga karena UMP ikut naik. Kami melihat ini (dampak kenaikan harga BBM bersubsidi) sifatnya hanya sementara (temporer), dan optimistis NPL turun,” jelas Indra.

Dalam melihat besaran kenaikan suku bunga pembiayaan kendaraan bermotor, Indra mengungkapkan pihaknya akan memantau kompetitor perusahaan pembiayaan di lapangan. Pada kuartal III 2014, perseroan mengalami penurunan laba bersih sebesar 8,1% menjadi Rp41 miliar dari periode yang sama sebelumnya sebesar Rp45 miliar.

Hal ini disebabkan lantaran suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate meningkat 25 bps menjadi 7,75%. Namun begitu, pendapatan perseroan naik tipis 5% menjadi Rp1,23 triliun, dari raihan sebelumnya sebesar Rp1,17 triliun pada kuartal III 2013. Adapun total aset naik 28% menjadi Rp4,89 triliun dari posisi di akhir tahun lalu senilai Rp3,82 triliun. [ardi]

BERITA TERKAIT

HUT ke 37, Wom Finance Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nonton Bareng

HUT ke 37, Wom Finance Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nonton Bareng NERACA Jakarta – Menyambut hari ulang tahun ke 37,…

Laba Multipolar Technology Turun 11,3%

Di tahun 2018, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) mencatatkan laba bersih sebesar Rp99,66 miliar atau turun 11,3% dibanding periode yang…

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BTN Syariah Kenalkan KPR Hits

    NERACA   Surabaya - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melalui anak usahanya, BTN Syariah menggelar roadshow…

The Fed akan Akhiri Siklus Kenaikan Bunga

    NERACA   Jakarta - Federal Reserve AS (The Fed) atau bank sentral AS diperkirakan akan mengakhiri siklus kenaikan…

Akulaku Suntik Dana Rp500 Miliar ke Bank Yudha Bhakti

  NERACA   Jakarta – Perusahaan teknologi finansial (tekfin) berskala internasional, Akulaku, menyuntikkan dana ratusan miliar rupiah ke Bank Yudha…