Mandiri Kucurkan Kredit Rp415 Miliar ke Metland

NERACA

Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbkmemberikan fasilitas kredit kepada Metropolitan Land Group senilai total Rp415 miliar. Fasilitas kredit ini akan digunakan untuk mendukung kebutuhan belanja modal Metland di 2015, seperti untuk mendukung pembangunan Metropolitan Mall Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Penandatanganan perjanjian kredit dilakukan Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Fransisca Nelwan Mok dan Direktur Utama Metland, Nanda Widya di Jakarta, Senin (1/11). Fasilitas kredit tersebut akan dialokasikan kepada PT Metropolitan Land Tbk senilai Rp150 miliar berupa pinjaman transaksi khusus dan tambahan kredit modal kerja senilai Rp100 miliar.

Dengan penambahan limit fasilitas kredit modal kerja tersebut maka total kredit modal kerja yang disiapkan Bank Mandiri untuk Metland menjadi Rp300 miliar.Selain itu, alokasi kredit juga diberikan kepada anak usaha Metland, PT Metropolitan Karyadeka Development, dalam bentuk pinjaman transaksi khusus senilai Rp140 miliar dan kredit modal kerja Rp25 miliar.

Pinjaman ini akan digunakan untuk mendukung pembangunan kawasan residence Metland West City di Cipondoh, Tangerang.Fransisca mengatakan, fasilitas kredit tersebut merupakan salah satu realisasi komitmen Bank Mandiri dalam mendukung pengembangan bisnis Metland. Selama ini,Mandiri telah bekerjasama dengan Metland untuk mendukung proyek-proyek residensial maupun komersial.

“Kami berharap dukungan kami dapat membantu Metland dalam meningkatkan kapasitas bisnisnya sehingga, proyek-proyek properti yang dikembangkan oleh perseroan dapat memberikan nilai tambah yang lebih baik bagi perekonomian nasional,” kata Fransisca di Jakarta.

Sektor properti, lanjut Fransisca, merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi tumbuh yang sangat baik di masa datang, seiring kebutuhan properti yang terus meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, hinggaSeptember 2014, kredit yang disalurkan Bank Mandiri ke sektor properti dan juga konstruksi telah mencapai Rp16,34 triliun, meningkat38,23% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Khusus untuk sektor properti, kucuran kredit Bank Mandiri telah mencapai Rp8,23triliun, naik31,13% dari periode yang sama tahun lalu.Fransisca menjelaskan, selain memberikan fasilitas kredit, Bank Mandiri juga menandatangani kerjasama KPR dengan Metland dan MKD untuk mendukung proyek residence Metland West City.

Direktur Utama Metland Group Nanda Widya mengemukakan, pemancangan tiang pertama Metropolitan Mall Cileungsi telah dilakukan pada Agustus 2014. Pusat perbelanjaan ini berada di kawasan residensial Metland Transyogi yang seremoni.Sementara itu beberapa proyek masih dalam penyelesaian diantaranya adalah M-Gold Tower, gedung apartemen dan perkantoran strata di Bekasi dan penambahan sebanyak 102 kamar serta fasilitas di Hotel Horison Bekasi.

“Secara bertahap unit M Gold Tower telah diserahterimakan kepada pembeli. Fasilitas restoran di Hotel Horison Bekasi diberi nama MetSky Dine & Lounge sudah dibuka untuk umum dan menjadi wajah baru Kota Bekasi,” ujar Nanda.

Rencana proyek baru Metland yang telah masuk dalam agenda adalah pengembangan Metland West City, pembangunan properti di Lampung serta apartemen strata Transyogi. Metland West City akan dikembangkan sebagai satu kawasan terpadu dengan konsep mixed use yang di dalamnya akan dibangun residensial, perkantoran, apartemen dan pusat perbelanjaan.

Pengembangan Metland West City dimulai dengan pembangunan cluster residensial pertama dengan total 70 unit rumah. Pemasaran unit akan dimulai pada semester I 2015 setelah rampungnya penyelesaian pekerjaan persimpangan (interchange) yang menghubungkan Jalan Tol Jakarta-Tangerang dengan lokasi proyek. [ardi]

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Perkuat Penyaluran KUR

  NERACA   Bandung - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus mendorong ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)…

Metrodata Serap Capex Rp 181 Miliar

NERACA Jakarta – Selain mencatatkan pertumbuhan laba 23,25 di kuartal tiga 2018, PT Metrodata Electonics Tbk (MTDL) juga menyampaikan telah…

Urban Jakarta Bidik Penjualan Rp 240 Miliar - Harga IPO Rp 1000-1250 Per Saham

NERACA Jakarta – Tren pengembangan proyek properti berbasis transit oriented development (TOD) cukup menjanjikan kedepannya, apalagi pembangunan LRT yang digarap…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK "Lepas Tangan" Bunga P2P Lending

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa regulator tidak mengatur secara spesifik besaran bunga…

Generasi Milenial Potensial Pasar Asuransi

    NERACA   Jakarta - Perusahaan asuransi dan manajemen aset AXA Indonesia (AXA Group) menyatakan generasi milenial (penduduk Indonesia…

The Fed akan Naikkan Bunga Bertahap

      NERACA   Jakarta - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) akan terus menaikkan suku bunga secara bertahap. Hal…