APLN Buyback Saham Senilai Rp 620 Miliar

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham selama 18 bulan ke depan, dengan nilai maksimal Rp620 miliar, “Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa disetujui untuk buyback saham,”kata Sekretaris Perusahaan PT Agung Podomoro Land Tbk, Justini Omas di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, buyback saham yang akan dilakukan perseroan sebanyak-banyaknya 10 persen dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan atau sebanyak-banyaknya 2.050.090.000 saham. Dijelaskannya, biaya buyback saham dan termasuk komisi perantara, serta biaya lain yang berkenaan lainnya, maksimal Rp620 miliar.

Selain, perusahaan properti ini juga menargetkan peningkatan kinerja tahun depan tumbuh 10% seiring proyeksi masih melambatnya sektor properti. Kata Justini Omas, pihaknya memilih target yang moderat karena pertumbuhan sektor properti selama dua tahun terakhir sudah sangat tinggi. “Pasar dalam dua tahun ini tinggi sekali pertumbuhannya, jadi sekarang melambat. Tahun depan kami konservatif, maksimal 10%,”tandasnya.

Tahun ini, perseroan mengincar pertumbuhan pendapatan dan penjualan sekitar 5% dari posisi 2013. Tahun lalu,revenueAPLN tercatat sebesar Rp4,9 triliun dan laba bersih Rp851,43 miliar.Adapun pendapatan prapenjualan 2014 dipatok di angka Rp6 triliun. Dengan demikian, tahun depan nilainya diharapkan mencapai Rp6,6 triliun.

Dengan naiknya harga BBM, perseroan kemungkinan menahan pertumbuhan harga jual di kisaran 10%-15%. Angka tersebut jauh di bawah level pertumbuhan harga jual properti dalam dua tahun terakhir, yang mencapai 100%-150%. Untuk 2015, APLN baru menyiapkan dua proyek yaitu apartemen di Simprug, Jakarta Selatan dan Klender, Jakarta Timur. Sementara, proyek Pluit City masih dalam proses izin reklamasi. (bani)

BERITA TERKAIT

Saat Ini Momentum Tepat Starup Go Public

Maraknya beberapa perusahaan starup yang mencatatkan saham perdananya di pasar modal, menjadi sentimen positif bagi perusahaan starup lainnya untuk mengikuti…

HOKI Tambah Kapasitas Produksi 20 Ton

Seiring mulai beroperasinya penambahan kapasitas di pabrik di Subang, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) memiliki tambahan kapasitas produksi sebesar…

Adira Finance Terbitkan Obligasi Rp 1,19 Triliun

Perkuat likuiditas guna menunjang ekspansi bisnis, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp 1,19 triliun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perbaiki Kinerja Keuangan - INAF Kembangkan Strategic Business Unit

NERACA Jakarta – Dorong pengembangan bisnis lebih ekspansif, PT Indofarma Tbk (INAF) fokus mengembangkan strategi pendirian strategic business unit (SBU)…

Melalui Proyek ISED - Siapkan SDM Unggul di Manufaktur dan Pariwisata

NERACA JAKARTA - Indonesia telah memasuki era digitalisasi dan Industri 4.0. Bersamaan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia telah meluncurkan “Making…

Geliatkan KEK Tanjung Lesung - KIJA Cari Investor Potensial Kembangkan Wisata

NERACA Jakarta – Bangkit dari musibah gempa dan tsunami Banten yang terjadi pada 2018 lalu, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.…