Akhirnya RI Bisa Ekspor Ayam Olahan ke Jepang - Setelah Dilarang 11 Tahun

NERACA

Jakarta – Pemerintah Jepang kembali membuka ekspor daging ayam olahan dari Indonesia setelah 11 tahun lamanya Indonesia dilarang untuk mengekspor daging ayam. Saat itu, Pemerintah Jepang melarang impor daging ayam olahan dari Indonesia karena saat itu telah merebaknya wabah virus H5N1 atau flu burung pada tahun 2004. Padahal sebelumnya, Indonesia menjadi negara pengekspor terbesar daging ayam olahan selain Tiongkok dan Thailand.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro menyatakan terhitung sejak 25 November 2014, pemerintah Negeri Sakura secara resmi membuka pasarnya untuk daging ayam olahan dari Indonesia. “Ini merupakan sejarah baru bagi Indonesia setelah 11 tahun produk unggas kita dilarang masuk ke pasar Jepang karena kasus flu burung,” ujar Syukur di Jakarta, Rabu (26/11).

Menurut pemerintah Jepang, sambung Syukur, Indonesia telah mampu menekan kasus-kasus flu burung dengan menggunakan vaksin buatan sendiri. Oleh karenanya, produk domestik mesti meningkatkan daya saing, khususnya dengan pesaing utama seperti Thailand, Tiongkok, dan Brasil. "Dari segi kualitas dan rasa produk kita bisa bersaing dengan mereka. Yang harus kita waspadai adalah dari aspek harga, akibat dari lemahnya dukungan infrastruktur dan efisiensi rantai distribusinya," katanya.

Lebih lanjut, Syukur mengatakan dari empat perusahaan, baru tiga perusahaan yang disetujui oleh otoritas Jepang untuk memasarkan daging olahan di negaranya. Di antaranya, PT Charoen Pokphand Indonesia, PT Malindo Feedmil, dan PT Japfa Comfeed Indonesia. “Jumlahnya terserah kemampuan perusahaan yang mengekspor,” tuturnya.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Perunggasan Indonesia (GAPPI) Anton J. Supit menyebut tiga perusahaan pakan ternak yang dimaksud adalah PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CP), PT Sierad Produce Tbk (SIPD) dan PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA). Daging ayam olahan yang akan diekspor berupa bakso, nugget, sosis, sate ayam (kitori) dan daging ayam (karage).

BERITA TERKAIT

Ini Syarat UKM Bisa Naik Kelas

Ini Syarat UKM Bisa Naik Kelas NERACA  Jakarta - Ketua Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra, Henry C. Widjaja mengatakan sektor…

Telkomsel Targetkan Bisa Kontribusi 50% - Hadirkan Layanan Maxstream

NERACA Jakarta – Tingkatkan layanan kepada pelanggan, Telkomsel memperkenalkan aplikasi layanan video on demand Maxstream. Layanan terbaru milik Telkomsel tersebut…

KPK: PNS Dilarang Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik

KPK: PNS Dilarang Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melarang Pegawai Negeri Sipil (PNS)…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Ini Jurus Wujudkan Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus berupaya mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia pada tahun 2020. Peluang…

Laporan Keuangan - Satu Dekade, Kemenperin Raih Opini WTP Berturut

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan…

Dukung Industri 4.0 - Kemenperin Usul Tambah Anggaran Rp 2,57 Triliun

  NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran pada tahun 2019 kepada DPR RI sebesar Rp2,57 triliun. Anggaran tersebut…